Cara Praktis Budidaya Tanaman Hias dengan Teknik Bunga Potong - Lulus SMK
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Cara Praktis Budidaya Tanaman Hias dengan Teknik Bunga Potong

 

Cara Praktis Budidaya Tanaman Hias dengan Teknik Bunga Potong



Pengertian Tanaman Hias

Tanaman hias adalah segala jenis tanaman yang sengaja ditanam untuk keperluan dekoratif atau sebagai hiasan. Tanaman hias dapat ditanam di taman sebagai pelengkap desain lansekap, ditanam dalam pot yang diletakkan di dalam atau di luar ruangan, dan sebagai bunga potong.

Berkebun dan merawat tanaman hias merupakan salah satu aktivitas yang digemari saat terjadi pandemi. Selain bisa mempercantik tampilan rumah, aktivitas ini juga bisa menghilangkan stress karena tidak bisa kemana-mana.

 

Apakah Anda seorang pencinta tanaman hias? Jika demikian tentunya anda tahu bahwa budidaya tanaman hias merupakan salah satu upaya pengembangan dalam memanfaatkan media tanam. Budidaya tanaman hias sangat beragam, termasuk tanaman yang mempunyai bentuk yang indah dan sengaja ditanam untuk keperluan tertentu.

 

Berikut cara membudidayakan tanaman hias dengan menggunakan teknik potong.

1. Buat lubang tanam

Krisan merupakan salah satu jenis tanaman bunga potong. Tanaman ini dibudidayakan secara monokultur. Sebelum mulai menanam sebaiknya buat lubang terlebih dahulu pada tanaman dengan diameter 10 x 10 cm atau 20 × 20 cm, dengan cara membuat lubang. Waktu tanam yang baik bisa dilakukan pada pagi atau sore hari.

2. Pemberian pupuk dasar

 

Untuk budidaya tanaman hias membutuhkan 6-10 butir pupuk 3G furadan per lubang. Pada saat pemberian pupuk dapat dicampur dengan beberapa macam campuran pupuk diantaranya ZA 75 grm ditambah TSP 75 gram ditambah KCl 25 grm (3: 3: 1) / m2 areal tanam, usahakan merata di tanah sembari aduk.

3. Cara menanam

• Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengambil benih satu persatu dari wadahnya.

• Urug dengan tanah yang tipis sehingga akar benih kresna tidak langsung terkena furadan 3G.

• Mulailah menanam benih keris satu per satu di lubang yang telah disiapkan sedalam 1-2 cm dengan terus memadatkan tanah di dekat batang benih.

• Setelah itu, siram dengan air dengan memasang pelindung bagian dalam dari tutup plastik yang agak transparan.

4. Teknik tanam untuk memendekkan batang

Cara penanaman cukup untuk bunga potong biasa, namun tetap tambahkan sedikit cahaya agar batangnya bisa lebih mudah dipendekkan saat memotong batang bunga.

5. Lakukan penyesuaian dan tambahkan cahaya

 

Dalam hal ini cukup mencapai batas tertentu dengan ketinggian yang telah ditentukan. Jika Anda ingin krisan Anda memiliki batang berukuran 70 cm, maka yang perlu Anda lakukan hanyalah menambahkan sedikit cahaya pada ketinggian 50–60.

Penerangan malam yang dibiarkan selama 5 menit kemudian dimatikan selama 1 menit. Ini diulangi hingga 30 menit. Cara lain untuk mengatur dan menambah penerangan adalah dengan memasang lampu TL pada tengah malam sekitar pukul 22.30–01.00 setiap hari.

6. Pemupukan

Pemupukan sendiri dimulai pada umur 1 bulan setelah benih ditanam, maka diulang seminggu sekali sampai sebulan sekali. Untuk jenis pupuk yang diberikan pada fase vegetatif yaitu 200 gram urea ditambah 200 gram ZA ditambah 100 gram KNO3 per m2 luas lahan. Sedangkan pada fase generatif dengan pupuk Urea 10 gram ditambah 10 gram TSP dan 25 gram KNO3 per m2 luas lahan, dan cara pemberiannya dengan cara ditebar pada lubang di sisi kiri dan kanan lubang.

Post a Comment for "Cara Praktis Budidaya Tanaman Hias dengan Teknik Bunga Potong"

Berlangganan via Email