Tanaman Hias Bonsai dan Cara Merawatnya - Lulus SMK
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tanaman Hias Bonsai dan Cara Merawatnya

 


Tanaman Hias Bonsai dan Cara Merawatnya-  Ada banyak tanaman hias yang bisa Anda manfaatkan sebagai tanaman untuk mempercantik rumah. Salah satu yang paling populer adalah tanaman bonsai.

Jenis Tanaman Bonsai

Bonsai memiliki berbagai jenis. Namun, disini Popbela hanya menjelaskan 7 jenis tanaman bonsai terbaik yang bisa Anda jadikan referensi tanaman hias di rumah Anda. Apa pun?

1. Bonsai Adenium

Tanaman asli Afrika dan Arab ini memiliki warna yang unik dan indah. Memiliki warna ungu dan rona putih menjadikan tanaman ini cocok untuk dekorasi rumah Anda.

2. Bonsai Bougenville

Bunga kertas atau bougenville merupakan salah satu tanaman bonsai yang banyak ditanam di Indonesia. Memiliki warna pink yang cantik, tentunya ini akan cocok untuk mendekorasi rumah Anda agar semakin cantik.

3. Bonsai Azalea

Tanaman ini berasal dari Jepang. Dan merupakan spesies Rhododendron indicum. Dilengkapi dengan warna merah yang menarik perhatian, kamu bisa mendekorasi rumah agar semakin cantik dengan Azalea ini.

4. Bonsai Asam

Batangnya yang kuat dan tidak mudah patah sehingga cocok sebagai hiasan di rumah Anda. Membuat bonsai juga tidak sulit sehingga memudahkan orang untuk membuatnya. Orang yang belum berpengalaman juga bisa membuat bonsai ini.

5. Bonsai beringin

Jenis tanaman bonsai terbaik yang tidak kalah populernya dengan asam jawa. Bonsai ini memiliki keunggulan tidak mudah mati, berumur panjang, dan memiliki bentuk yang relatif besar. Alasannya karena tanaman ini memiliki ketahanan dan kemampuan beradaptasi yang sangat baik terhadap lingkungannya.

6. Bonsai Kelapa

Bonsai juga dikenal banyak orang. Bonsai ini memiliki banyak jenis yaitu kelapa gading santan, kelapa gading merah, dan kelapa albino. Untuk kelapa gading albino memiliki warna putih dan sangat cocok digunakan sebagai pengganti tanaman kelapa di taman.

Cara merawat Bonsai

1. Pot pengganti

Bonsai adalah tanaman yang disimpan dalam pot kecil yang dangkal. Oleh karena itu, diperlukan penggantian pot secara bertahap agar akar pohon ini terus tumbuh. Perlu juga diperhatikan bahwa pot yang digunakan harus dilubangi agar air tidak merendam akar. Pasalnya, akar bonsai bisa rusak jika terendam terus menerus dalam air.

2. Penyiraman

Jika musim hujan, sirami bonsai pada pagi dan sore hari. Namun jika sedang musim kemarau Anda bisa lebih banyak menyiram tanaman ini dan jangan lupa untuk melembabkan daun bonsai. Agar tanaman bonsai Anda tidak mati dan mengering. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan yaitu, jangan sampai bonsai terkena sinar matahari langsung setelah disiram karena bisa menyebabkan daunnya gosong.

3. Pengeringan

Berkaitan dengan sebelumnya, bukan berarti Anda tidak menggantungkan pohon bambu Anda. Karena tentunya setiap tanaman membutuhkan sinar matahari. Namun, Anda juga perlu memperhatikan intensitas sinar matahari yang diterima tanaman Anda. Karena jika tidak, maka bonsai tersebut justru bisa rusak.

Sebaiknya bonsai dibiarkan di bawah sinar matahari selama 1-3 jam, dalam 2 minggu pertama setelah menanam bonsai. Setelah itu, Anda bisa menambah waktu pengeringan secara bertahap.

4. Pemupukan

Penting juga bagi bonsai untuk mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkannya untuk hidup hingga puluhan atau bahkan ratusan tahun. Namun perlu diperhatikan bahwa pemupukan bonsai berbeda dengan tanaman biasa karena harus menghindari tanaman yang terlalu subur.

Karena jika terlalu subur, nilai seni yang muncul karena ukurannya yang kecil akan hilang begitu saja. Anda wajib memberikan pupuk yang mengandung kombinasi bahan organik seperti kotoran ayam dan kambing, cukup sebulan sekali dengan takaran yang pas.

5. Pemberantasan hama

Salah satu penyebab tanaman bonsai rusak, adalah hama. Hama yang umum termasuk ulat dan wereng coklat. Anda bisa menyemprotkan insektisida pada tanaman untuk mencegah hama tersebut merusak bonsai.

 

Post a Comment for "Tanaman Hias Bonsai dan Cara Merawatnya"