Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Pertimbangan Wirausaha Budidaya Tanaman Hias

 


Pertimbangan Wirausaha Budidaya Tanaman Hias - Budidaya tanaman merupakan kegiatan menghasilkan bagian tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia. tanaman hias merupakan model agribisnis kreatif paling unggul di Indonesia. Tanaman hias dinilai mampu menampilkan dinamika kreatifitas yang dinamis dibandingkan komoditas lainnya. Sehingga budidaya tanaman hias dinilai tidak pernah ketinggalan zaman. Sebelum melakukan langkah budidaya tanaman hias, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan wirausaha, sebagai berikut: Kesesuaian kawasan Kesesuaian kawasan untuk budidaya tanaman harus diperhatikan, karena akan mempengaruhi hasil tanaman hias. Baca juga: Wirausaha Budidaya Tanaman Hias Misalnya memilih tanaman Adenium, areal penanaman harus berada di ketinggian maksimal 700 meter di atas permukaan laut dan bersuhu 25-39 derajat Celcius. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari langsung sekitar 5-12 jam per hari untuk pertumbuhan batang, bunga, dan akar serta membuat cabang menjadi besar dan kokoh. Target pasar produk tanaman hias Dalam buku Sukses Memulai Usaha Tanaman Hias (2008) oleh Penebar Swadaya, peluang pasar akan terjadi jika ada masyarakat yang membutuhkan produk dengan daya beli yang cukup. Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi pasar menjadi kelompok konsumen tertentu. Pengusaha diharuskan mempelajari lingkungan pasar tempat mereka menjual. Baca juga: Proses 

Budidaya Tanaman Hias Pasalnya pasar terdiri dari berbagai jenis konsumen yang memiliki kebutuhan, daya beli, lokasi tempat tinggal, dan kebiasaan berbelanja yang berbeda-beda. Ada pasar tanaman hias yang hanya melihat tren, ada juga pasar yang relatif tetap, seperti pasar bunga potong. Biasanya banyak diminati oleh instansi hingga instansi tertentu. Jenis Tanaman Hias Keputusan pemilihan jenis tanaman dilakukan setelah melihat kondisi tanah, iklim, potensi tanaman hias, dan peluang pasar. Selanjutnya membuat desain proses budidaya yang akan dilakukan mulai dari budidaya lahan hingga panen. Desain harus detail termasuk waktu, fasilitas dan proses. Pelaksanaan budidaya tanaman hias dilakukan sesuai dengan desain yang telah dibuat. Pengamatan rutin dan pencatatan proses pertumbuhan tidak boleh diabaikan. Baca juga: Kemasan Produk Kerajinan dengan Kemasan Bahan Serat untuk Tanaman Hias Dilaporkan dari situs resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, produk budidaya tanaman hias dapat digolongkan sebagai tanaman hias pot dan tanaman hias potong. Pengemasan produk budidaya tanaman hias dapat mempengaruhi hasil dan stabilitas produk selama pengangkutan dan pemasaran. Pengemasan juga bertujuan untuk meningkatkan nilai produk tanaman hias. Pemilihan kemasan yang tepat untuk produk budidaya tanaman hias sangatlah penting. Misalnya untuk tanaman hias dalam pot, penggunaan pot yang menarik dan sesuai selera konsumen meningkatkan nilai jual produk. 

Penggunaan kemasan kertas atau plastik untuk bunga potong juga menjaga kualitas produk. Pengepakan tanaman hias jarak jauh juga harus diperhatikan. Baca juga: Pengemasan dan Pemasaran Produk Kerajinan Benda Lokal Untuk menjaga kesegaran bunga potong selama pengiriman, Anda bisa memasukkan pangkal tangkai bunga potong ke dalam tabung berisi bahan pengawet. Anda juga bisa membungkus pangkal tangkai bunga dengan kapas lalu memasukkannya ke dalam kantong plastik berisi pengawet caian. Setelah itu, masukkan ke dalam kemasan lain yang sesuai untuk menjaga agar bunga tetap aman dari luar. Salah satu contohnya adalah pada kemasan bunga mawar. Sebelum dikirim, mawar direndam dalam air es agar tetap kencang, bersih, dan selalu segar. Kemudian pada bagian luar kemasan harus diberi informasi mengenai nama bunga, jenis kualitas, kode produsen, jumlah isi, dan alamat.

Post a Comment for "Pertimbangan Wirausaha Budidaya Tanaman Hias"

Berlangganan via Email