Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Mengenal Jaringan 5G dan Penerapannya di Indonesia

Jaringan 5G beberapa bulan ke belakang, sering kali dibicarakan banyak orang karena dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan teknologi yang sangat pesat. Hal ini tentunya disebabkan oleh perkembangan zaman yang tak mungkin lepas dari pengaruh teknologi karena sangat membantu proses berbagai sektor di dunia.



Maka dari itu para peneliti dan expert terus mengembangkan inovasi terutama di bagian teknologi komunikasi. Ingatkah Anda bahwa dahulu alat komunikasi yang umum digunakan hanya telepon umum, telepon rumah, dan kemudian terus berkembang ke alat digital hingga sekarang banyak sekali bentuknya.

Salah satunya yang terus mengalami perubahan semakin bagus adalah handphone. Awalnya dulu gadget berharga sangat mahal, hanya beberapa orang yang memilikinya. Namun sekarang sudah banyak berbagai macam gadget dengan harga terjangkau serta spesifikasi tinggi tentunya dengan fasilitas internet mumpuni. 

Internet juga terus mengalami perkembangan, muncul jaringan internet bernama 2G, 3G, 4G, dan sekarang yang terbaru adalah jaringan 5G. Namun namanya masih terasa asing dan menimbulkan kesan teknologi terus maju. Orang semakin penasaran terhadap jaringan baru ini karena merasa 4G saja sudah cepat dan memuaskan.

Mengenal Jaringan 5G Terbaru

Sebenarnya jaringan yang sedang sering diberitakan ini sudah lumayan lama umurnya. Pertama kali digunakan di Amerika Serikat tahun 2018, dan terus berkembang hingga sekarang yang dikabarkan pada tahun 2020, akan efektif digunakan di beberapa negara, begitu pula sekarang diwacanakan di Indonesia. 

Huruf “G” dalam 3G, 4G, dan 5G sebenarnya memiliki arti “Generation” maka dapat diartikan bahwa jaringan 5G merupakan generasi ke – 5 dalam teknologi mobile network di dunia sekarang. Sehingga tak menutup kemungkinan bahwa semakin berjalannya waktu akan terus berkembang G, G, lainnya. 

Pada teknologi terbaru ini, cara kerjanya akan sama seperti 4G namun memiliki kecepatan berbeda. Data yang dikirim ke gelombang radio akan dibagi menjadi beberapa frekuensi berbeda. Frekuensi tersebut tergantung pada jenis komunikasi yang dibutuhkan oleh pengguna, seperti siaran radio, televisi, navigasi, dan sebagainya.

Di jaringan ini juga akan terdapat tiga jenis spektrum yaitu low-band, mid-band, serta high-band. Spektrum low-band akan memberi area luas namun kecepatan data maksimumnya terbatas yaitu 100Mbs. Mid-band memiliki kecepatan 1Gbps, sedangkan high-band mencapai 10Gbps namun dengan area tak cukup luas.

Keunggulan Jaringan 5G

Teknologi terbaru ini memiliki konsep yang berbeda dari pada sebelumnya sehingga melahirkan hal baru. Di mana hal tersebut akan memberi berbagai macam keunggulan membedakan dengan generasi sebelumnya. Walau belum bisa menggunakannya, mengetahui keunggulannya sangat penting untuk diketahui oleh calon pengguna seperti Anda.

Keunggulan pertama tentunya jaringan generasi kelima akan memiliki kecepatan data lebih tinggi dari pada generasi sebelumnya. Sudah terbukti bahwa semakin tinggi generasi akan semakin tinggi pula kecepatannya. Coba saja Anda menggunakan generasi ke-3 di jaman yang sudah generasi ke-4 ini, maka internetnya jauh lebih lambat.

Keunggulan selanjutnya adalah saat melakukan transfer data ke perangkat lain hanya memakan waktu sebentar. Hal tersebut disebabkan karena kecepatannya sudah mencapai satu mili per detik. Tentu dengan kecepatan itu maka pengguna jauh lebih nyaman serta tak usah menunggu lama saat transfer data.

Keunggulan lainnya adalah memiliki fleksibilitas tinggi. Fleksibilitas generasi kelima maksudnya adalah dapat terkoneksi atau terhubung dengan perangkat lain, tak hanya smartphone saja. Jaringan 5G dapat terhubung ke alat rumah tangga, telepon rumah, mobil, dan lain sebagainya, tentunya hal tersebut menjadi keunggulan inovatif.

Manfaat dan Sebaran Jaringan 5G

Berbagai kelebihan tersebut tentunya akan membuat koneksi internet Anda menjadi lebih baik dari pada sebelumnya. Tentu bila sudah resmi digunakan banyak provider serta pengguna yang akan beralih karena kecepatannya tak tanggung  - tanggung. Bahkan beberapa info menyatakan bahwa kecepatannya mencapai hingga 800 Gbps.

Banyak sekali manfaat yang akan diperoleh bila menggunakan jaringan ini. Penerapan IoT atau Internet of Things tentu akan semakin berkembang di berbagai belahan dunia. IoT ini sebenarnya adalah konsep komputasi kompleks dan saling berkaitan serta memiliki kemampuan untuk transferring data secara otomatis.

Penerapannya banyak sekali, mulai dari pelacakan logistic, agrikultur, pertambangan, smart city, smart building, dan banyak hal lain yang tentunya akan membantu mengembangkan perusahaan atau bahkan negara. Hal tersebut tentunya membuat banyak negara semakin mencanangkan jaringan 5G untuk segera diterapkan di negara mereka, begitu pula Indonesia.

Teknologi ini sudah diterapkan di beberapa negara besar dunia, contohnya adalah Amerika Serikat, China, Korea Selatan, Swiss, Inggris, Australia, Qatar, Kuwait, serta Filipina. Sedangkan negara lain yang dalam waktu dekat akan menerapkannya yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, serta Vietnam untuk kepentingannya masing – masing.

Kekhawatiran terhadap Jaringan 5G

Walaupun ada segudang kelebihan serta manfaat dari jaringan ini, namun ternyata beberapa peneliti mengkhawatirkannya. Teknologi terbaru ini dinilai dapat meningkatkan nilai serta efektivitas kehidupan, namun ternyata ada yang perlu diwaspadai karena bukti dari beberapa kasus penggunanya di smartphone atau gadget lain.

Kekhawatiran tersebut adalah mengenai radiasi karena generasi ini dianggap memiliki radiasi gelombang milimeter energi yang lebih tinggi dibandingkan generasi lainnya. Energi frekuensi radio pada jaringan dapat berbahaya contohnya adalah memberi luka bakar atau pun kendala termal lain dapat terjadi di pengaturan dekat frekuensi tinggi.

Ada pula penelitian yang membuktikan bahwa peningkatan tumr otak pada hewan percobaan semakin meningkat karena terkena radiasi frekuensi radio dari ponsel dengan terkoneksi 2G dan 3G. Tingkat radiasi yang diterima oleh hewan tersebut empat kali lebih tinggi dari maksimum bila terpapar pada manusia.

Namun beberapa isu tersebut masih harus diteliti lebih lanjut karena banyak sekali perdebatan antara peneliti satu dengan lainnya mengenai teknologi generasi kelima ini. Hal ini membuatnya harus dikaji lebih dalam lagi agar bila memang berbahaya, dapat dicari tau penangkal atau solusinya.

Jaringan 5G di Indonesia

Indonesia tentunya selalu ingin mengikuti perkembangan zaman, salah satunya dengan jaringan terbaru ini. Menteri Komunikasi dan Informatika pun mengatakan bahwa negara ini harus segera memiliki 5G sehingga banyak usaha telah dilakukan. Hal ini dibuat agar masyarakat dapat memaksimalkan teknologi dengan baik. 

Bila jaringan ini bisa masuk ke Indonesia, maka banyak sekali keuntungan yang akan diterima oleh masyarakat dari berbagai macam kalangan dan usia. Mulai dari kemudahan belajar, bisnis, komunikasi, dan sebagainya akan dirasakan sebagai manfaat. Hal ini juga akan membuat masyarakat semakin melek teknologi.

Pada tahun 2019, pemerintah telah melakukan upaya untuk mengeluarkan modal yaitu 4% dari total PNBP Kominfo, yang berjumlah sebesar Rp 16 Triliun. Hal ini dilakukan untuk membeli frekuensi 5G tersebut. Usaha ini tentu bukan main – main untuk membawa teknologi terbaru serta terbaik untuk masyarakat Indonesia.

Namun ternyata penerapannya tidak semudah membalikkan telapak tangan karena pemerintah telah melakukan berbagai macam upaya dalam waktu sangat panjang. Saat ini ternyata proses penerapannya masih cukup panjang, dimana pemerintah masih berupaya untuk menyesuaikan frekuensi jaringan 5G agar lancar digunakan.

Post a Comment for " Mengenal Jaringan 5G dan Penerapannya di Indonesia"

Berlangganan via Email