Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Layanan Google Meet, Opsi Tepat untuk Meeting Saat WFH

Google Meet menjadi salah satu aplikasi yang sering digunakan oleh banyak orang saat ini karena kondisi pandemic COVID 19. Hal ini membuat sejak tahun 2020 awal, banyak pekerja atau pelajar yang harus melakukan aktivitasnya dari rumah, bukan di kantor atau sekolah seperti biasanya.



Hal ini tentunya membuat berbagai macam aplikasi untuk online meeting maupun web conferencing menjadi marak digunakan. Padahal dahulu hanya segelintir orang saja penggunanya, namun sekarang hampir semua orang menggunakannya untuk bekerja. Bekerja dari rumah ditujukan untuk memutus rantai penyebaran virus dengan meminimalisir kontak antar manusia.

Work from Office (WFO) dianggap sangat berisiko untuk kondisi sekarang karena dapat memperpanjang rantai penyebaran virus yang cukup tinggi terutama di Indonesia. Walaupun bekerja dari rumah secara online dikatakan mengurangi tingkat efektivitas dalam bekerja, namun sekarang inilah cara terbaik yang dapat dilakukan.

Semakin banyaknya kantor atau perusahaan yang menerapkan Work from Home (WFH) serta memanfaatkan aplikasi ini, semakin banyak pula perusahaan teknologi meningkatkan kualitas aplikasinya. Hingga saat ini Anda bisa menemukan berbagai macam aplikasi yang menyediakan fitur untuk kebutuhan rapat, webinar, atau workshop.

Salah satu aplikasi yang marak digunakan adalah Google Hangouts Meet, atau lebih sering dikenal sebagai Google Meet. Di awal pandemi, banyak orang yang menggunakan aplikasi lain yaitu Zoom. Namun karena beberapa hal dan aplikasi online meeting dari Google terus berkembang, maka mulai banyak yang beralih.

Mengenal Google Meet

Aplikasi untuk rapat online dari Google ini sudah dirilis dari waktu yang cukup lama, yaitu sejak 2013 dengan tampilan berbeda. Namun tidak terlalu banyak orang menggunakannya karena kondisi dahulu, dimana semua aktivitas dapat dilakukan dengan langsung bertatap muka, baik saat rapat, interview, reuni, dan sebagainya. 

Aplikasi Google Meet ini merupakan produk yang dibuat oleh Google untuk memberikan fasilitas komunikasi video secara online. Dapat dibilang bahwa aplikasi ini merupakan gabungan dari dua produk sebelumnya, yaitu Google Hangouts dan Google Chat karena Anda dapat melakukan keduanya secara bersamaan sekarang. 

Layanan ini resmi dirilis pada Februari 2017 sebagai aplikasi konferensi video secara online yang dapat digunakan oleh 30 orang pada satu rapat. Google memberikan banyak sekali perkembangan pada Meet sehingga sangat berbeda bila dibandingkan dengan Hangouts yang terlebih dahulu lahir sebagai penyedia konferensi online.

Salah satu perkembangan yang dapat terlihat adalah penggunaannya, dimana dahulu Hangouts hanya bisa digunakan di iOS dan peluncurannya terkesan tak menarik perhatian banyak orang. Namun pada Google Meet, sudah dapat digunakan di Andoid serta aplikasi web, bukan hanya untuk pengguna Apple saja.

Layanan ini juga memungkinkan penggunanya untuk berbagi screen pada saat rapat. Fitur ini sangat bermanfaat saat melakukan WFH, dimana para pengguna bisa melihat pada satu layar yang biasanya dilakukan pada saat presentasi. Fitur tersebut sekarang bisa dikatakan wajib dimiliki aplikasi rapat online lainnya.

Kapasitas Google Meet

Layanan ini memberikan banyak keuntungan kepada para penggunanya, terlebih sekarang dikembangkan secara drastic karena banyak orang menggunakannya untuk keperluan WFH. Maka muncul berbagai layanan atau fitur baru sehingga dapat mempermudah para pengguna, baik perusahaan maupun perorangan.

Keunggulan pertama yaitu terkait dengan kapasitasnya pada satu rapat. Hal itu sering kali menjadi acuan orang atau perusahaan dalam memilih penyedia layanan konferensi video online. Google Meet memberikan kapasitas dasar peserta meeting hingga 25 orang, bila ingin lebih terdapat layanan khusus dengan ketentuan tertentu.

Anda juga dapat bergabung pada suatu rapat hingga 250 orang dalam satu rapat online. Tak hanya itu, limit pembagian streaming online juga sangat banyak yaitu hingga 100.000 orang. Tentunya nilai tersebut sangat tinggi dan menciptakan fleksibilitas baik untuk para penggunanya.

Batas 100 orang diberlakukan untuk pengguna G Suite Basic, bila ingin lebih yaitu 150 orang dapat menggunakan G Suite Business. Sedangkan bila masih kurang dapat menggunakan G Suite Enterprise dimana bisa menampung pengguna hingga 250 orang dalam sekali rapat, maka gunakan layanan sesuai keperluan Anda. 

Google Meet Terintegrasi dengan Google Calendar

Bila Anda sedang melakukan rapat, sering kali membutuhkan kalender di dekat Anda untuk menentukan berbagai macam jadwal. Baik jadwal project, deadline, rapat selanjutnya, dan lain sebagainya. Ternyata hal ini sudah diperhatikan dengan seksama oleh Google sehingga fiturnya semakin inovatif dan bermanfaat untuk penggunanya.

Google telah membuat G Meet terintegrasi dengan G Calendar sehingga rapat online menjadi semakin mudah untuk dilaksanakan. Layanan ini membuat para pengguna atau peserta rapat dapat membuat jadwal terlebih dahulu pada G Calendar, lalu bisa menentukan alarm, pengingat kepada peserta dan sebagainya.

Sehingga ketika Anda mau memulai rapat, tidak perlu repot membuatnya mendadak, namun hanya perlu membuka jadwal yang telah dibuat. Kemudian dalam satu kali klik, rapat sudah bisa dimulai sesuai jadwal. Tentunya hal ini sangat menguntungkan karena Anda tidak akan lupa bila ada jadwal rapat.

Karena terhubung dengan layanan G Calendar pula, membuat semua jadwal Anda atau perusahaan tidak berpencar di berbagai kalender. Anda dapat menyimpan jadwal project, deadline, serta rapat online pada satu kalender saja, integrasi ini juga salah satu alasan banyak orang menyukai G Meet.

Paket Google Meet

G Meet tidak hanya memberikan berbagai macam fasilitas, namun juga pilihan untuk Anda sebagai penggunanya. Walaupun layanan ini bisa diakses secara gratis, dengan hanya masuk ke web atau aplikasinya, namun ternyata ada batasan peserta yaitu 25 orang. Batasan ini berlaku bila Anda menggunakan layanan gratis.

Namun bila Anda melakukan upgrade terhadap G Meet tersebut, maka layanan tentunya akan lebih besar kapasitasnya. Ada beberapa paket yang bisa dipilih oleh para pengguna sehingga Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan, tujuan, serta kapasitas sebagai pengguna aplikasi konferensi video online ini.

Paket pertama dapat Anda digunakan adalah Paket G Suite Basic, dimana untuk penggunaannya memerlukan biaya per bulan sebesar 6 dollar AS atau sekitar Rp90.000-an. Tentunya harga akan sebanding dengan fasilitas karena Anda bisa mengundang hingga 100 orang dalam satu kali rapat.

Selanjutnya ada Paket G Suite yang bisa menampung hingga 150 orang peserta dalam satu kali rapat, namun tentunya dengan harga lebih tinggi yaitu 12 dollar AS atau setara dengan Rp180.000-an per bulannya. Bila masih kurang, maka gunakanlah paket tertinggi yaitu Paket G Suite for Enterprise.

Paket tersebut membutuhkan bayaran 25 dollar AS atau setara dengan Rp380.000-an per bulan. Member premium pengguna paket ini dapat mengundang hingga 250 orang pada satu kali rapat. Selain itu, juga dapat membagikan live streaming kepada 100 ribu penonton yang tak bisa ikut menjadi peserta.

Ada pula keuntungan bahwa Anda dapat merekam serta menyimpan rekaman konferensi online meeting. Rekaman akan tersimpan dalam G Drive secara gratis dan tak memerlukan biaya tambahan. Tentunya hal ini menjadi kelebihan yang sangat menguntungkan sehingga Google Meet sangat tepat menjadi pilihan aplikasi terbaik saat WFH.

Post a Comment for "Layanan Google Meet, Opsi Tepat untuk Meeting Saat WFH"

Berlangganan via Email