Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Aplikasi Belajar Daring Masa PSBB Untuk Siswa


Aplikasi belajar kini menjadi kebutuhan penting bagi pelajar, pasalnya pemerintah tengah menerapkan sistem pembelajaran daring. Pandemi corona yang tengah melanda sejumlah wilayah di Indonesia membuat seluruh instansi pendidikan memutuskan mengalihkan pembelajaran dari rumah.

Aplikasi Belajar Daring


Hal ini telah diterapkan selama beberapa bulan dalam rangka menekan angka penularan covid-19. Melalui pembelajaran daring, peserta didik tetap bisa menjalani kegiatan belajar dari jarak jauh. Mekanismenya yakni guru memberikan penugasan kepada siswa melalui portal akademik, website dan juga media komunikasi.

Selanjutnya siswa hanya perlu mengerjakannya dan mengumpulkan tugas tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang sudah ditetapkan. Pada dasarnya sistem daring cukup efektif sebagai solusi alternative saat siswa tidak bisa belajar di sekolah. Selama berada di rumah tidak berarti mereka libur dan bersantai.

Akan tetapi harus memanfaatkan waktu luang untuk belajar jarak jauh dibawah pantauan guru dan orang tua. Menjalaninya tidak perlu khawatir sebab kini telah hadir berbagai aplikasi belajar yang semakin memudahkan kegiatan siswa mengerjakan tugas-tugas dari guru. Bahkan aplikasi tersebut bisa diakses secara gratis.

Daftar Aplikasi Pendukung Belajar Siswa

Berikut ini beberapa aplikasi yang bisa digunakan oleh peserta didik pada kegiatan belajar, yaitu:

1. Google Classroom

Google Classroom merupakan layanan yang sengaja di luncurkan agar memudahkan guru serta siswa untuk berkomunikasi saat menjalankan kegiatan belajar mengajar. Guru bisa menyampaikan penjelasan singkat sekaligus membuat tugas menggunakan media ini. Sementara murid-murid bisa dengan mudah mengerjakan tugas sekaligus melihat penilaian secara real-time.

2. Zenius

Zenius memberikan layanan gratis untuk siswa guna belajar mandiri. Media ini mempunyai kumpulan video penjelasan berbagai mata pelajaran lengkap dengan ratusan ribu soal pembelajaran. Seluruh level sekolah mulai dari SD hingga SMA bisa mengunduhnya. Kurikulumnya sendiri telah menggunakan KTSP dan juga kurikulum 2013.

3. Brainly

Aplikasi belajar paling populer untuk Android serta iOS yakni Brainly. Siswa bisa mengajukan pertanyaan kemudian pengguna lain akan membantu menjawabnya. Respon yang diberikan sangat cepat bahkan tersedia diseluruh mata pelajaran dari tingkat SD hingga SMA. Setidaknya media ini menyediakan 25 kategori mata pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku saat ini.

4. Quipper

Platform e learning satu tidak tidak hanya bisa digunakan oleh guru saja namun juga bagi siswa SMP dan SMA. Layanan yang disediakan ada empat yakni Quipper school, video, video masterclass dan juga campus. 

Fiturnya sangat lengkap hingga mendukung tenaga pendidik untuk membuat sekaligus mendistribusikan tugas sekolah. Jika siswa ingin belajar mandiri, maka mereka bisa mengakses Quipper video untuk menyaksikan penjelasan mata pelajaran tertentu.

Bimbel Gratis Menggunakan Portal Rumah Belajar Kemendikbud

Kemendikbud juga merilis aplikasi belajar bernama Portal Rumah Belajar. Para siswa dan guru bisa mengakses layanan ini dari internet tepatnya situs resmi belajar. Kemendikbud.go.id secara gratis. Portal tersebut memberikan layanan bahan belajar lengkap dengan fasilitas untuk berkomunikasi antar komunitas.

Seluruh level pendidikan mulai dari satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA/SMK bisa menggunakan layanan ini dengan mudah dari mana saja dan kapan saja. Hingga saat ini jumlah siswa yang telah menggunakannya mencapai 640.874 peserta didik dan 266.045 tenaga pengajar. 

Selama PSBB, siswa memanfaatkan Portal Rumah Belajar sebagai media pembelajaran. Layanan yang disediakan oleh Kemendikbud ini memiliki fitur sangat lengkap yaitu sumber belajar, kelas maya, laboratorium maya hingga bank soal. Ada juga fitur pendukung lainnya seperti peta budaya, buku sekolah eletronik, edugame dan lain sebagainya.

Mengakses Portal Rumah Belajar, kegiatan studi di rumah bisa dilakukan menyenangkan dan tidak cepat bosan. Sebab seluruh materi beserta penjelasannya dikemas sedemikian rupa sehingga lebih menarik dan terkesan modern. Jika mengalami kesulitan ketika mengerjakan tugas dari guru, siswa bisa menggunakannya sebagai acuan.

Bantuan Kuota Gratis Kemendikbud Untuk Akses Aplikasi Belajar

Kemendikbud memberikan bantuan kuota gratis bagi pelajar, guru dan dosen serta mahasiswa guna mendukung pembelajaran daring. Penyaluran kuota tersebut akan disalurkan secara periodik dimulai dari bulan September hingga Desember 2020. Kuota internet dari Kemendikbud dibagi menjadi dua yakni kuota umum dan kuota belajar.

Kuota umum bisa digunakan mengakses seluruh platform serta aplikasi di internet, sementara kuota belajar hanya bisa dipakai untuk mengakses laman khusus aplikasi pembelajaran. Seperti diketahui jika kuota memang sangat dibutuhkan ketika menjalani kegiatan studi daring. Bahkan tanpa kuota maka sistem ini tidak bisa berjalan.

Pemberian bantuan kuota oleh Kemendikbud dianggap sudah sangat tepat dan bijak sebab bisa membantu siswa dengan keterbatasan finansial untuk membelinya. Mengenai rincian kuota aplikasi belajar yang dibagikan kepada jenjang PAUD sebesar 20 GB per bulan, SD 35 GB per bulan, 42 GB per bulan sementara dosen dan mahasiswa 50 GB.

Cara mendapatkan fasilitas ini sangat mudah sekali, peserta didik hanya perlu menyerahkan nomor telepon kepada pihak sekolah. Harus dipastikan nomor itu selalu aktif agar pengisian kuota bisa dilakukan tanpa hambatan. Jika sudah dilakukan, pihak sekolah selanjutnya akan mendaftarkan nomor tersebut ke aplikasi Dapodik.

Sementara untuk guru, dosen dan mahasiswa, prosedur pengajuan bantuan kuota bisa dilakukan dengan prosedur yang hampir sama. Namun, pihak kampus harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada Kemendikbud untuk selanjutnya mengikuti pengarahan yang diberikan terkait penggunaan kuota guna mengakses aplikasi belajar. 

Saat ini masa aktif kuota masih terus ditinjau. Sebelumnya pemerintah menetapkan kuota aktif selama satu bulan. Jika masih ada sisa maka akan hangus. Hal ini dirasa kurang bijak, dan ada rencana untuk mengakumulasikan dengan jatah bulan selanjutnya.

Rekomendasi Aplikasi Ini Untuk Presentasi dan Asesmen

Presentasi seakan telah menjadi makanan sehari-hari untuk para mahasiswa. Mereka dituntut untuk menampilkan hasil diskusi ataupun penelitiannya didepan mahasiswa lain dan dosen. Untuk mendukung kegiatan tersebut kini telah hadir aplikasi khusus yang dirancang untuk presentasi. Salah satunya yaitu Emaze.

Aplikasi ini akan membuat penyampaian materi anda lebih menarik sekaligus mempermudah audience untuk mengingat. Software aplikasi belajar dan presentasi satu ini diluncurkan dengan teknologi html 5 yang memungkinkan pengguna untuk membagikan bahan presentasi melalui cloud-based SaaSytem. 

Selaian Emaze ada juga Plickers yang bisa digunakan untuk menampilan data penilaian secara informative. Mahasiswa bisa menggunakannya saat melakukan penelitian terkait data-data yang akan diambil. Selain itu juga sesuai bagi para tenaga pengajar yang akan melakukan asesmen. Aplikasi ini support untuk smartphone Android maupun iOs.

Masih terkait dengan asesmen atau penilaian, kini guru bisa dengan mudah memberikan penilaian para siswa yaitu dengan memanfaatkan ZipGrade. Setelah mengerjakan soal dari internet ataupun portal, guru secara otomatis dapat melihat hasil pencapaian siswa. Skor tersebut ditampilkan dengan cara pemindaian oleh smartphone.

Kemajuan teknologi saat ini, seluruh kegiatan bisa dilakukan berbasis online atau digital. Anda hanya perlu menyediakan perangkat yang support untuk kegiatan ini berupa laptop, PC ataupun smartphone. Begitu pula dengan kegiatan belajar mengajar, meskipun tidak dilakukan di sekolah, peserta didik tetap bisa belajar memanfaatkan aplikasi belajar dari internet.

Post a Comment for "Aplikasi Belajar Daring Masa PSBB Untuk Siswa"

Berlangganan via Email