Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Tips Memanfaatkan Smartphone Lama Menjadi CCTV Bermanfaat



Smarthone lama menjadi CCTV menjadi solusi terbaik untuk memanfaatkan ponsel yang sudah tidak terpakai lagi. Sekarang ini, smartphone sudah menjadi kebutuhan pokok bagi kebanyakan orang karena hampir semua aktivitas memerlukan ponsel, mulai dari belajar, bekerja, menjalankan bisnis, media komunikasi, hiburan dan masih banyak kegiatan lainnya. 

Smartphone Lama Menjadi CCTV Bermanfaat


Pentingnya fungsi smartphone membuat beberapa orang bahkan memiliki lebih dari satu perangkat. Apalagi dengan kecanggihan teknologi yang terus meningkat sehingga kualitas smartphone pun terus berubah seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa dari kita mungkin telah meninggalkan ponsel yang sebelumnya digunakan karena sudah ada ponsel dengan spesifikasi lebih baik. 

Sebenarnya tidak salah jika kita memilih untuk membeli smartphone baru jika memang untuk kebutuhan. Lantas, bagaimana nasib smartphone kita yang lama? Setiap orang memiliki pilihannya masing-masing, ada yang menjual ponsel tersebut, memberikannya pada kerabat atau hanya ditinggalkan begitu saja, padahal masih bisa berfungsi dengan baik. 

Sayang jika smartphone yang sebelumnya kita beli dengan uang sendiri kemudian ditinggalkan begitu saja, apalagi dalam keadaan masih berfungsi. Namun, sekarang Anda tak perlu khawatir karena ternyata smartphone lama menjadi CCTV sedang hangat diperbincangkan sehingga bisa menjadi solusi banyaknya smartphone bekas yang tak terpakai. 

Dibanding Anda harus membeli perangkat CCTV dan mengeluarkan uang lagi, tidak ada salahnya jika Anda memanfaatkan smartphone yang sudah tidak terpakai sebagai pengganti CCTV. Dengan begitu, kita bisa lebih hemat dan memanfaatkan apa yang ada. Untuk lebih lanjutnya, Anda bisa menyimak ulasan berikut ini. 

Gunakan Aplikasi Kamera Keamanan Gratis

Untuk memanfaatkan smartphone lama menjadi CCTV, Anda bisa menggunakan salah satu aplikasi kamera keamanan yang tersedia di app store. Anda akan menemukan banyak aplikasi kamera keamanan yang tersedia, namun pastikan jika Anda membaca ulasan dan deskripsinya terlebih dahulu agar bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dalam CCTV. 

Umumnya, aplikasi kamera keamanan ini menawarkan fitur yang hampir sama, yaitu streaming cloud, streaming lokal, menyimpan footage secara jarak jauh atau lokal, merekam, hingga melakukan deteksi dan peringatan gerakan yang memang harus ada dalam perangkat CCTV. Dengan begitu, Anda sudah mendapatkan semua yang diperlukan dalam pengawasan.

Apabila Anda sudah memastikan aplikasi yang akan digunakan, Anda dapat melakukan pemantauan aktivitas dan mengontrol kamera keamanan dari mana saja dan kapan saja. Bahkan, Anda bisa menghubungkannya langsung dari smartphone. Alfred menjadi aplikasi yang membantu smartphone lama menjadi CCTV, baik bagi pengguna Android maupun iOS. 

Aplikasi ini memiliki berbagai kelebihan yang bisa Anda dapatkan, salah satunya bisa dioperasikan secara gratis. Aplikasi ini akan memberikan tampilan jarak jauh dari umpan langsung kepada pengguna, penyimpanan cloud gratis, deteksi gerakan dengan peringaran, umpan audio dua arah hingga penggunaan kamera depan atau belakang. 

Tingkatkan Menjadi Alfred Premium

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, berbagai fitur dari Alfred gratis bisa kita nikmati untuk memaksimalkan smartphone lama menjadi CCTV. Namun, Anda bisa menambahkan fitur lain, seperti melihat dan merekam dengan resolusi lebih tinggi, zoom, penyimpanan cloud 30 hari hingga hapus iklan.

Opsi kamera telah disederhanakan oleh Alfred sehingga hanya menyertakan beberapa pengaturan saja. Berbeda perangkat yang digunakan, maka akan berbeda pengaturannya. Bagi Anda pengguna iOS, Anda dapat mengaktifkan deteksi gerakan, mengaktifkan atau menonaktifkan audio hingga memilih antara kamera belakang atau kamera depan sebagai CCTV.

Berbeda lagi bagi Anda pengguna Android, maka Anda memiliki opsi antaranya, mengaktifkan fokus berkelanjutan, membuka kembali secara otomatis apabila ponsel melakukan boot ulang, aktifkan kunci kode sandi dan pengaturan resolusi. Jadi, Anda bisa menyesuaikan sendiri bagaimana cara memaksimalkan fungsi smartphone lama menjadi CCTV.

Dalam artikel ini, kita memang lebih mengacu pada smartphone lama, tapi fungsi ini ternyata juga bisa dilakukan oleh smartphone baru, namun dengan pengaturan yang harus disesuaikan lagi. Misalnya mengatur kamera atau nama pemirsa, menyalakan atau mematikan pemberitahuan, hingga menambah orang lain yang dapat mengaksesnya.

Meskipun Alfred menjadi aplikasi kamera keamanan paling direkomendasikan, tapi Anda masih memiliki banyak pilihan lain, seperti Presence, IP Webcam atau Salient Eye. Kedua aplikasi tersebut juga menyediakan mode gratis dan langganan dengan harga terjangkau bagi Anda yang ingin menambahkan beberapa fitur.

Tempatkan Posisi Kamera dengan Tepat

Setelah Anda menentukan aplikasi yang akan digunakan untuk mengaktifkan smartphone lama menjadi CCTV, selanjutnya lakukan streaming aktif agar CCTV dapat segera berfungsi. Namun, pastikan bahwa Anda telah menyiapkan dan memposisikan kamera dengan tepat agar mampu menjangkau semua area yang memang ditujukan untuk mendapatkan pengawasan lebih. 

Setiap orang pasti memiliki tujuan berbeda-beda mengenai pemasangan CCTV jadi tentu ada beberapa titik yang sangat penting untuk mendapatkan pengawasan. Kebanyakan orang meletakkan CCTV di titik masuk utama ke rumah, halaman belakang, ruang penyimpanan barang berharga atau ruang lain yang lebih rentan terhadap tindak kejahatan. 

Selain itu, banyak juga orang tua yang memasang smartphone lama menjadi CCTV di ruang bermain atau kamar anak. Apalagi jika anak masih berusia bayi sehingga rentan terjadi hal-hal tidak diinginkan. Hal inilah yang membuat orang tua akan memasangkan dan mengatur CCTV sebagai monitor bayi.

Apabila Anda memiliki lebih dari satu smartphone lama, tidak ada salahnya jika Anda menggunakan semua smartphone sebagai perangkat CCTV agar lebih maksimal. Anda tinggal mengatur beberapa kamera untuk jaringan atau cakupan video yang cukup kuat sehingga pengawasan bisa dilakukan pada beberapa ruang sekaligus. 

Pasang dan Nyalakan Kamera

Untuk bisa memanfaatkan smartphone lama menjadi CCTV, tentu Anda harus belajar bagaimana cara memasang atau memposisikan kamera dengan baik dan benar agar CCTV dapat berfungsi lebih maksimal. Pemasangan CCTV ini memerlukan tripod smartphone kecil atau dudukan khusus agar smartphone dapat berdiri dan tidak terlalu mencolok. 

Apabila jangkauan kamera smartphone kurang, Anda bisa memperluas bidang pandang kamera tersebut dengan menggunakan lensa ultra-wide. Alat ini sangat mudah ditemukan dan harganya pun cukup terjangkau . Jadi, tidak ada salahnya jika Anda menambahkan alat tersebut agar fungsi CCTV lebih maksimal. 

Seperti halnya smartphone pada umumnya, penggunaan untuk streaming video pasti membutuhkan daya baterai yang sangat besar, bahkan telepon hanya bisa aktif 24 jam selama 7 hari. Lantas, bagaimana cara mengatasi masalah pemakaian daya baterai yang boros pada smartphone sebagai perangkat CCTV ini?

Anda dapat meletakkan smartphone di dekat sumber listrik agar daya baterai bisa diisi kapan saja dengan mudah sehingga smartphone tidak akan mati dalam beberapa jam pertama. Apabila daya baterai sampai habis, maka ia tidak dapat berfungsi sebagai CCTV sehingga Anda harus mengisinya terlebih dahulu. 

Bagaimana? Sudah membayangkan bagaimana memanfaatkan smartphone lama menjadi perangkat yang sangat bermanfaat? Jadi, mulai sekarang jangan langsung membuang atau menjual smartphone lama Anda karena ternyata masih bisa bermanfaat. Anda tinggal mengikuti langkah di atas dengan mudah dan murah agar bisa memanfaatkan smartphone lama menjadi CCTV.

Post a Comment for "Tips Memanfaatkan Smartphone Lama Menjadi CCTV Bermanfaat"

Berlangganan via Email