Monday, February 24, 2020

Trading Dan Investing Apa Perbedaannya?

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang investing dan trading. Apa yang membuat seorang trader berbeda dari seorang investor?. Jadi, mari kita pahami tentang perbedaan seorang trader dan investor ini lebih dalam.

Trading Dan Investing Apa Perbedaannya?

Trading

Yang Pertama mari kita membahas tentang trading dulu. Jadi trading itu berjangka pendek, kalau anda membeli sesuatu, dan menjual untuk profit. Maka anda sedang melakukan trading.

Investing

Investing itu sedikit berbeda. Investing lebih berjangka panjang dan semua juga tergantung pada kepercayaan pribadi Anda terhadap saham-saham tertentu atau investasi yang tertentu. Dan hal-hal yang tertentu itu bisa juga jadi investasi dalam bidang properti, emas atau investasi di share investment.

Contoh Investasi :

Jadi mari kita ambil share investment sebagai contoh pertama. Misalkan Anda senang memakai iPhone Anda tidak menyukai Android dan kalian sangat menyukai iPhone, dan kalian berpikir iOS akan berkembang, Apple akan menjadi besar di masa depan dan Anda mau bagian dari Apple. Jadi Anda secara tidak langsung membeli bagian dari Apple karena Anda menyukai Apple, dan Anda percaya serta yakin kepada Apple karena hal itu Anda menjadi seorang investor dan apa yang anda beli akan menjadi sesuatu investor dan apa yang Anda beli akan menjadi investasi untuk Anda.

Contoh Trader :

Trader di sisi lainya, sedikit berbeda. mereka tidak peduli apa yang Apple akan lakukan di masa depan. Dan apa yang mereka bisa berpikir adalah, "kayanya Apple akan naik." saham buat Apple akan naik. Katakanlah, seorang trading di $100 buat contohnya. Saya tahu saham Apple itu bukan $100, tapi ini adalah sebuah contoh Anda membeli saham Apple $100 pada pagi ini dan Anda berpikir , saham Apple akan naik ke $200 dalam 3 hari, jadi Anda percaya bahwa harga Apple akan naik dan cuma itu anda percaya di harganya Anda adalah seorang yang percaya di harga dan Anda membeli saham Apple di harga $100, dan menjualnya pas saham Apple mencapai $200 setelah 3 hari. Binggo, Anda menghasilkan profit, Anda adalah seorang trader. Dan Anda bukanlah seorang investor, kenapa? karena Anda tidak memiliki kepercayaan dan keyakinan kepada invesment tersebut Anda secara singkat, sedang trading menurut harga. dan Anda coba untuk menghasilkan profit dari trade tersebut. Dan secara garis besar itu adalah perbedaan dari seorang investor dan trader.

Trader memikirkan harga dan profit. Investor. Kalau ada profit, kenapa tidak? Apabila ada profit, Anda pasti akan senang. Tapi pada akhirnya, pada dasar awal, mengapa Anda invest, alasannya kenapa Anda mau investasi itu karena Anda mau bagian dari perusahaan itu. dan untuk Anda, itu adalah sangat berharga. dan itu adalah perbedaan investasi dan trading.Mari kita perbincangkan lebih dalam lagi perbedaan dari tipe-tipe trader:

Baca juga : Forex (Valas) Itu Apa? Fakta Keuntungan Dan Resiko Trader

Tipe Trader

1. Trader Scalper

Yang pertama ada trader "Scalper"; Scalper trading untuk periode waktu yang sangat singkat bisa dalam hitungan jam bisa bertransaksi berkali-kali, kira-kira 5-10 kali setiap kenaikan, tergantung juga apa yang kita trade. Kalian ingin bagian dari keuntungan tersebut dan kalian tidak keberatan bahwa itu kecil, karena anda percaya anda bisa keluar dan.masuk dan mengambil profit kecil tersebut, sementara pasarnya selalu bergerak, dan itu adalah scalping. Anda sedang scalping pasarnya Anda sedang mengambil sedikit demi sedikit dari pasar yang berikut adalah, "Intra Day" trader "Intra Day", di dalam sehari, Anda akan melakukan trading di dalam sehari dan Anda termaksud dalam kategori "Intra Day", trader Anda bisa mulai jual/beli pada pagi jam 9 dan menutup kagiatan di jam 3 sore. dan Anda selesai untuk hari tersebut. dan itu "Intra Day" trader.

2. Trader Wing

Dan berikutnya adalah "wing" trading Swing trading adalah ketika Anda memegang suatu posisi di market untuk lebih dari semalam. Jadi trade nya bisa lewat semalam, Anda bisa memegangnya buat 2 hari dan Anda di kategorikan sebagai "Swing" Trader biasanya. "Swing" trader memegang suatu saham selama 2 hari hingga 2 minggu dan ini akan membuat Anda seorang "Swing" trader. "Swing" trading mirip dengang "Intra Day" trading, tetapi berjangkah sedikit lebih panjang.

3. Trader Position (Long-Term Trader)

Dan yang terakhir dari seorang trader adalah "Position" trader atau Long-Term Trader/ Trader Jangka Panjang ini lebih mengatur posisi Anda di pasar saham, jadi jangan bingung antara "Position" trader dengan seorang investor, mereka mempunyai pola pikir yang berbeda meskipun seorang "Position" trader mirip dengan seorang investor, mereka tidak sama.

"Position" trader akan bertrading menurut trend mereka dan akan mengikuti trend di awal trend. Mereka akan membeli dan menjual sementara trend nya mulai turun atau pas mereka percaya trend nya akan berakhir. mereka tidak berinvestasi, terlihat seperti mereka berinvestasi karena mereka bisa menahan posisi mereka selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dab bakal bisa selama setahun atau mungkin 2 tahun.

Untuk seorang Investor mereka tidak mirip dengan Trader dan mempunyai pola pikir yang berbeda, dan dalam kata kuncinya adalah pola pikir mereka mempunyai kepercayaan yang berbeda dengan investor, tidak benar- benar percaya harga dan mereka mau berinvestasi sesuatu karena kepercayaan mereka terhadap investasi mereka seorang trader, tidak benar-benar percaya apa apun. mereka percaya harga, dan mereka hanya mau hasilkan profit dan itulah semuanya.

Dan itulah perbedaan trader dan investor dan trading vs investing. Yang manakah Anda?. Cari tahu mana kah yang cocok untuk Anda. Apakah Anda seorang trader? atau seorang investor?.

Wahyu Muttaba Merupakan Penulis Blog Sejak Tahun 2013 Waktu Dimana Saya Masih Duduk Di Bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tepatnya Di SMK PGRI Pandaan Dan Masih Aktif Menulis Hingga Sekarang Dengan Topik Seputar Teknologi, Bisnis, Pendidikan Dan Lainnya. Saya Tinggal Di Kabupaten Pasuruan Provinsi Jawa Timur. Tujuan Saya Membuat Dan Menulis Di Blog Hanya Sekedar Berbagi Pengalaman D

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, silahkan berkomentar yang relevan dan sopan mengenai artikel diatas, maaf untuk yang memasukkan link didalam komentar otomatis saya hapus
EmoticonEmoticon