Mengapa Ragu Memulai Bisnis?, Apa Alasan Dan Tipsnya?

Menjadi seorang bisnis itu bukanlah hal yang gampang. Kita harus tau cara yang tepat untuk menggunakan modal yang kita punyai agar bisnis kita itu berkembang

Untuk start up business titik fokusnya itu biasanya kepada survival mengetahui cara untuk tidak bangkrut, karena banyak business baru itu yang bangkrut karena tidak pandai memanage bisnis nya sendiri.

Bisnis adalah kegiatan yang sangat berisiko, karena risiko tersebutlah banyak orang yang tidak berani memulai nya, padahal di era digital saat ini sangat dimungkinkan berbisnis dengan modal yang sangat minim.
Mengapa Ragu Memulai Bisnis?, Apa Alasan Dan Tipsnya?

Jadi, sebenarnya dalam bisnis yang paling penting adalah niat yang bersangkutan. Seperti ayah saya pernah berkata lebih baik berbuat salah daripada tidak mencoba, kalo saya terjemahkan lebih dalam "lebih baik dicoba daripada mati penasaran".

Untuk memulai suatu bisnis akan ada yang namanya resiko yang akan kita hadapi, baik itu kecil maupun besar. Bisnis itu bukan perihal ragu atau tidaknya, tetapi siap atau tidak? Mengapa begitu? Memulai bisnis itu tidak bisa tergesa, butuh persiapan. Baik persiapan modal, teknis menjual bagaimana caranya bisa menarik banyak pembeli, dan keberanian untuk menerima resiko.

So, kalau kamu tidak memiliki persiapan- persiapan semacam itu, lebih baik tunda dulu untuk memulai berbisnis, supaya tingakatan resikomu tidak besar.

Sebelum membahas dari judul pertanyaan diatas, sebaiknya mari kita kenali diri sendiri dengan cara membuat sebuah pertanyaan kecil tentang diri kita, seperti halnya:
  • Bidang seperti apa yang kita butuhkan?
  • Ketika kita ditimpa oleh banyak problematika, siapkah kita mengatasinya?
  • Seperti apakah diri kita?
  • Apa kita adalah seseorang yang berani untuk mencoba?

Pertanyaan kecil seperti itu sangatlah membantu orang orang yang ingin mencoba hal baru. Setidaknya kita memiliki catatan kecil mengenai diri kita. Catatan kecil seperti itu dapat menjadi pengingat atas apa yang kita pilih.

Setelah catatan itu kita miliki, barulah saya akan menjawab mengenai "Mengapa banyak orang yang ragu dalam memulai bisnis?.

Baca Juga :Ide Dasar Memulai Bisnis Rumahan Untuk Pemula

Faktor Yang Membuat Orang Takut & Ragu Memulai Bisnis

Alasan 1: Ada beberapa jawabannya dan alasan faktor lain yang membuat orang ragu memulai Bisnis sebagai berikut:
  1. Mereka belum mengetahui siapa dirinya dan kebutuhan seperti apa yang benar-benar mereka butuhkan. Oleh sebab itu mereka masih ragu untuk memilih suatu hal seperti bisnis. Perlu di ingatkan, bahwa ketika kita memilih bisnis.. kita tidak boleh tergiur dengan iming-iming yang besar. Sebab, ketika kita mudah tergiur maka hal apa saja akan kita lakukan dan berakhir dengan hasil yang mengecewakan. Oleh sebab itu, pikirklah beberapa kali. Apakah kamu siap untuk memulai bisnis ini atau tidak? Jika tidak, kamu boleh menggantikan dengan hal lain yang benar benar kamu minati. Intinya kamu akan benar benar bisa melakukannya dengan sepenuh hati.
  2. Melihat resiko yang akan dirasakan. Dunia bisnis bukanlah dunia mainan. Ketika kamu telah mencoba maka kamu harus benar-benar melakulannya. Mengapa? Karena ditangan kamulah hidup orang lain ditentukan. Kerugian bukan hanya kamu yang merasakan melainkan orang lain pun merasakannya.
  3. Terlalu banyak saingan. Saingan adalah hal yang wajar dalam dunia bisnis. Oleh sebab itu kita harus memiliki inovasi baru yang akan disukai banyak orang. Ketika kita tidak memiliki inovasi baru maka bisnis kita akan mudah terkalahkan.
  4. Ragu akan produk yang diperjual belikan. Point ini benar benar sangat menentukan mau seperti apa bisnis kita. Ketika kita masih belum menemukan produk yang sesuai maka akan timbullah keraguan. Jadi, kamu harus benar benar memilih dan menetapkan produk apa yang akan kamu kembangkan.
Alasan 2: Mungkin juga karena ada faktor lain yang membuat orang takut dalam memulai suatu Bisnis, Berikut alasannya:
  1. Dia masih berharap jadi karyawan. Hatinya belum bulat untuk beralih profesi.
  2. Masih jadi karyawan.ide untuk berbisnis belum sepenuhnya matang.
  3. Bertele-tele hanya banyak rencana.langkah nyata NOL .
  4. Modal.bagi sebagian orang jadi masalah tapi bagi saya tidak terlalu.jika memang niat dan bulat sebenarnya masih ada bisnis NOL biyaya salah satunya : *jadi makelar motor jika yang hobi di otomotif *sales online produk misalkan menjualkan kerudung,mukena,baju dll sesuai tawaran yang datang,jangan pilih-pilih harus bisa mengukur diri dan kemampuan.
  5. Banyak bergaul dengan pebisnis yang gagal sehingga timbul rasa ragu.
  6. Tidak punya jaringan penjualan. BOHONG bukan tidak punya tapi MALES nyari jaringan nya.
  7. Masih cuma OMONG tapi LANGKAH awal belum sama sekali.
  8. Banyak pertimbangan yang belum tentu terjadi yang hanya bersipat menduga duga ,sehingga menimbulkan rasa takut terutama takut RUGI.
  9. MALU ya bagi sebagian orang MALU bisa jadi faktor terlebih jika usaha yang mau di rintis usaha makanan yang mengharuskan berhadapan langsung dengan pembeli. Apalagi jika profesi sebelumnya cukup membanggakan.
  10. Mental bukan di usaha tapi mental pekerja.

#Alasan 3: Banyak hal yang mungkin membuat seseorang takut untuk memulai sesuatu yang sangat baru dalam hidupnya, diantaranya adalah:
  1. Takut bisnisnya tidak dapat menghidupinya
  2. Takut kehilangan uang saat memulai bisnis
  3. Resiko meninggalkan pekerjaan lama karena sudah memiliki keluarga
  4. Dia belum benar-benar paham dengan bisnis yang akan ia masuki
  5. Dia melihat kompetitor yang sudah memiliki banyak pengalaman
  6. Intinya semua hal diatas terjadi karena overthinking

 Baca Juga : 5 Cara Nekat Mencari Modal Usaha Tanpa Meminjam Bank

Tips Mengatasi Ketakutan Dalam Memulai Bisnis Baru

Mulailah sedikit demi sedikit setiap hari, bisa jadi saat melakukan hal ini anda justru menemukan peluang bisnis lain yang lebih menguntungkan daripada rencana Anda sebelumnya.

Anda tidak harus meninggalkan pekerjaan lama Anda saat memulai bisnis, menunggu hingga bisnis Anda menghasilkan profit yang sama dengan gaji Anda juga merupakan keputusan yang baik.

Selalu terapkan aturan No Zero Days, artinya setiap hari harus ada perubahan kecil yang Anda lakukan untuk merintis bisnis Anda.

Jika Anda ragu untuk meninggalkan pekerjaan lama Anda, Anda bisa memulai dengan memiliki waralaba atau memilih instrumen investasi yang Anda sukai, dalam kasus ini saya memilih menanam pohon jati dengan menyewa lahan di perhutani karena saya memang suka menanam pohon sembari piknik di hutan. Anda bisa coba hal lain yang memang benar-benar Anda sukai, bukan ikut-ikutan.

Anda bisa gunakan waktu luang Anda di akhir pekan atau selepas pulang kerja untuk menjalankan usaha sampingan Anda. pada tingkatan ini gunakanlah waktu Anda untuk membangun brand dan mengumpulkan ilmu bisnis dulu, jangan dulu berorientasi mengumpulkan profit.

Tidak semua bisnis memerlukan modal uang dalam jumlah yang besar, sebagai contoh Anda memulai agensi Cleaning Service, yang harus Anda lakukan adalah menemukan orang yang mau bekerja sebagai cleaning service, dan menemukan perusahaan yang membutuhkan jasa Anda.

Bisnis jasa tidak terlalu banyak mengeluarkan modal, namun membutuhkan SDM yang professional, contoh lain Anda bisa membangun agensi jasa desain grafis, agensi sosial media admin, merketing agency, dan sebagainya. intinya adalah mulailah mengembangkan bisnis di bidang jasa.

Karena sebelum memulai suatu bisnis seseorang pasti merasakan banyak kekhawatiran, salah satunya adalah takut gagal. Contohnya adalah saya sendiri, saya ingin sekali memulai sebuah bisnis tapi di pikiran saya tertanam banyak rasa takut. Misalnya saya ingin menjual makanan saya khawatir makanan itu tidak laku atau orang orang banyak yang tidak suka.

Tapi sebenarnya jika kita ingin memulai sebuah bisnis, kita harus yakinkan pada diri kita bahwa kita mampu menghadapi semua tantangan yang akan muncul di kemudian hari. Yang penting sekarang adalah kita MEMULAI. Kita tidak perlu memikirkan hari esok, yang harus kita pikiran adalah hari ini. Karena mungkin kesempatan tidak datang dua kali dan biarkan semuanya mengalir.

Karena terlalu banyak berfikir entah itu soal kegagalan, modal, ataupun bagaimana cara memulainya.

Kalau Bob Sadino pernah bilang dalam bukunya yang berjudul Belajar Goblok Dari Bob Sadino, dia berkata bahwa untuk berbisnis, coba aja dulu, lakukan saja dulu, urusan bagaimana nantinya itu diurus nanti.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel