10 Ciri Lowongan Penipuan Kerja Palsu Yang Terlihat Sepele

Penipuan kerja saat ini sudah marak dan ada dimana-mana, apalagi sekarang ini lapangan pekerjaan sangat sulit dicari. Banyak penipuan yang di lakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan mengatas namakan HRD/personalia yang memimpin sebuah perusahaan.


10 Ciri Lowongan Penipuan Kerja Palsu Yang Terlihat Sepele

Bahkan penipu tersebut membuat edaran lowongan pekerjaan yang disebarkan di medsos dengan cara mengiming-imingkan sebuah gaji, langsung kerja atau pekerjaan yabg tetap dengan persyaratan yang tidak wajar.

Anda mungkin saja bisa menjadi korban penipuan selanjutnya apabila anda belum mengerti cara menghindari penipuan saat ini. Oleh sebab itu, untuk berjaga-jaga marilah anda cermati terlebih dahulu ciri-ciri penipuan lowongan kerja serta cara untuk menghidarinya :


1. Menawarkan Pekerjaan Mudah

Kebanyakan orang pengangguran mungkin banyak yang lalai bahwa penipuan kerja bisa saja menghampiri mereka disekitar lingkungannya sendiri. Penipuan secara umum banyak jenisnya, hal yang sepele bisa berbuah besar bila anda tidak mencegahnya.

Pengiriman Paket Barang Dengan Gaji Yang Tidak Wajar. Ketahuilah bahwa pekerjaan bisa menghampiri anda sendiri dari orang yang tidak anda kenal. Anda akan ditawarkan pekerjaan dengan gaji besar, dan pekerjaan tersebut sangat mudah untuk dijalankan.

Anda disuruh untuk mengantarkan sebuah paket barang ketempat lain, namun barang tersebut tidak boleh anda buka walaupun kelihatannya seperti barang yang umum-umum saja. Namun bila anda tidak mengetahui barang tersebut, apa anda yakin bahwa barang tersebut berisi barang yang wajar atau halal?.

Penipu juga tidak ingin menjadi incaran orang lain ataupun polisi karena paket yang dikirimnya bisa berupa narkoba atau juga bisa jadi barang hasil curian. Anda bisa jadi tersangka karena anda lalai dalam menjalankan pekerjaan yang beresiko besar.


2. Menawarkan Gaji Yang Tidak Sesuai

Apakah gaji yang ditawarakan cocok untuk pekerjaan yang sebanding di wilayah Anda serts tenaga anda?. Pekerjaan yang tidak sesuai dan sebanding dengan gaji bisa jadi bahwa lowongan terbut penipuan.

Namun anda tidak harus berpikiran negatif terlebih dahulu, bahwa biasanya memang ada pekerjaan yang tidak sesuai dengan gaji karena perusahan tersebut terkenal karena gaji yang besar serta karyawan yang tetap.

Untuk berjaga-jaga kalau memang gaji dan pekerjaan tersebut memang sesuai dengan pekerjaan maka selidiki lagi dengan cara mencari informasi dari karyawan yang ada.



3. Membayar Biaya Untuk Bekerja

Inilah yang sering diincar oleh penipu yang ingin menguras uang melalui lowongan kerja palsu. Untuk menghindari kerugian maka Jangan pernah mengirim informasi atm bank atau kartu kredit kepada siapapun yang tidak mengenali anda. Anda juga tidak perlu membayar uang dalam bentuk transfer uang, meskipun itu  persyaratan untuk bisa mendapatkan pekerjaan.

Suatu perusahaan tidak akan membutuhkan uang dari karyawan, karena anda adalah calon karyawan yang akan dibayar. Memang ada perusahaan yang menjadikan persyaratan karyawan baru untuk membayar uang. Namun uang tersebut merupakan jaminan, kalupun memang ada uang jaminan maka anda akan diberitahu dan diberi lampiran yang berisis perjanjian tertulis dari perusahaan tersebut.



2. Tidak Ada Sumber Loker

Yang perlu diingat ketika melamar kerja di sosmed yaitu dengan mengenali dulu sumber loker nya dari mana. Waspadai jika iklan loker cuma menginformasikan lowongan cuma sekedar teks dan tidak adanya sumber serta alamat email/website yang bisa dipercaya.

Sebagian besar perusahaan, terutama perusahaan bonafit dengan karyawan lebih dari 100 orang selalu memiliki website resmi tentang perusahaan itu sendiri. Di website tersebut menginformasikan tentang semua hal yang berkaitan tentang produksi dan profil perusahaan.

Perusahaan tersebut biasanya mengedarkan lowongan kerja baru yang selalu diposting di website itu sendiri. Sebuah lowongan kerja dipastikan real dari perusahaan itu. Bila anda masih bimbang dan ragu tentang loker kerja di sosmed, maka sebelum melamar pastikan terlebih dahulu untuk mencari website perusahaan yang bersangkutan.



5. Lokasi Interveiw Tidak Sesuai

Mungkin pertanyaan tersebut tidak harus wajib dilakukan bila anda ingin mendapat pekerjaan. Namun disisi lain, pertanyaan diatas memang bisa dikatakan penting kalau anda menemukan keraguan saat ada panggilan interview.

Disini anda bisa mengerti bahwa perusahan tidak akan menyembunyikan bagian kerja anda dan tempat anda dipekerjakan, jika perusahaan tersebut tidak memberitahukan mengenai tempat dan bagian pekerjaan anda, maka anda harus wajib menanyakannya, karena itu adalah hak anda.

Pastikan juga bahwa tempat atau lokasi interview memang wajar dan berada di lokasi perusahaan, apabila perusahaan merekrut karyawan dengan cara menyewa sebuah aula, maka anda juga wajib untuk ragu dan menanyakannya.


6. Panggilan Dengan Nomor GSM

Sering sekali masyarakat mempercayai bahwa nomor tersebut memang dari perusahaan. Sebagian besar juga banyak orang yang mengerti bahwa perusahaan tidak akan menghubungi kandidat karyawan dengan nomor pribadi, Yang jelas bahwa nomor perusahaan berawalan dengan kode nomor kantor atau rumah seperti contoh "+62343.../ 0343..", namun apabila perusahaan tersebut menghubungi anda dengan nomor GSM biasa yang banyak dipakai masyarakat, maka anda harus mewaspadai hal itu.


7. Memakai Email Gratisan

Jika anda pernah mengirim CV lamaran dalam bentuk softcopy melalui email maka tentu saja perusahaan akan memanggil anda dengan balasan pesan email juga. Namun email juga perlu anda ketahui juga. 

Email valid yang dipakai sebuah perusahan besar Bonafit selalu memakai email prabayar layaknya seperti contoh : rekruitment@tbk.com, namun bila ada orang lain yang mengaku-ngaku merekrut karyawan  dan mencoba menipu kebanyakan memakai email gratisan seperti contoh : rekruitment@gmail.com, maka anda wajib mewaspadainya.


8. Isi Email Panggilan Tidak Formal

Dalam penulisan teks pesan pada email perusahaan tentu sangatlah. Mereka yang mengirim email merupakan seorang atasan perusahaan yang pintar dan terbiasa membuat teks bahasa yang formal.

Jika anda menemukan bentuk dan tata penulisan yang nylentang dari bahasa yang salah, maka anda harus mewaspadainya. Namun disisi lain seorang penipu juga pernah sekolah dan terus berusaha untuk meyakinkan korbannya.


Ejaan kalimat yang ada pasti punya perbedaan antara yang asli dan palsu, dan biasanya pesan kiriman email tersebut ada sebuah link yang akan menuju ke link website perusahaan. Disitulah ada perbedaan yang jelas.



9. Lihat Kontrak Kerja

Anda wajib tahu kapan anda mulai bekerja dan kapan anda berhenti bekerja. Sebuah perusahaan akan memberikan info yang tertulis dengan surat perjanjian kontrak yang anda tanda tangani. Isi kontrak tersebut merupakan perjanjian waktu anda bekerja dan bertanggung jawab soal produksi perusaahan.

Oleh sebab itu anda bisa membaca terlebih dahulu surat perjanjian tersebut. Jangan tergesah-gesah saat acc, karena kalau memang itu terjadi, maka anda bisa saja di manfaatkan atau ditipu oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jika kesalahan tersebut anda lupakan dan anda sepelekan, kemungkinan anda tidak bisa menuntut dan melaporkan kecurangan tersebut.


Maka dari itu untuk berjaga-jaga saja, maka luangkan waktu untuk membaca terlebih dahulu surat perjanjian kerja kontrak sebelum anda tanda tangani sendiri.



10. Tanyakan Kepada Anda Sendiri

Bertanyalah kepada diri  anda sendiri bila anda bingung dan ragu soal tawaran dan panggilan kerja yang menghubungi anda, contoh pertanyaan yang harus anda tanyakan kepada diri sendiri seperti berikut :
  1. Apakah pekerjaan yang ditawarkan kepada anda terlihat tidak sesuai ?
  2. Apakah gaji yang ditawarkan cocok dengan pekerjaan anda ?
  3. Apa pernah anda melamar kesalah satu perusahaan yang menghubungi anda ?

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel