5 Cara Mudah Mengetahui Lowongan Kerja Penipuan

Susah payah buat lamaran, namun hasilnya nihil. Membuat CV Lamaran sampai puluhan pastinya membutuhkan uang. Tidak ada satupun perusahaan yang memberi kesempatan kerja buat kami.
5 Cara Mudah Mengetahui Lowongan Kerja Penipuan

Di Indonesia sendiri banyak sekali perusahan tapi entah kenapa sulitnya minta ampun untuk melamar. Berbagai macam syarat berbeda-beda yang dibutuhkan perusahaan membuat para pengangguran geleng-geleng kepala.

Anehnya lagi ada yang harus membayar untuk bisa kerja di perusahaan tertentu. Padahal kita cari kerja buat digaji, lah kok kenapa ini harus bayar?.

Emang gila jaman sekarang, dari tahun ke tahun lowongan kerja semakin minin, sehingga untuk bisa kerjapun harus bayar.

Ada lagi orang yang tidak bertanggung jawab membuat kesempatan ini untuk menipu para pencari kerja. Mereka membuat postingan lowongan kerja di berbagai forum maupun group loker facebook dengan iming-iming gaji  besar.

Pencari kerja yang susah malah dibuat susah oleh oknum. Pelaku penipuan berkedok lowongan kerja yang tersebar di media sosial ini seharusnya  ditindak lanjuti.

Lowongan kerja berkedok MLM atau Travel yang sudah merajalela. Loker tersebut sudah beredaran di sosmed untuk mencari korban(Pencari Kerja), bahkan loker abal-abal di situs terpercaya pun masih ada yang posting dan menaruh iklan.

Pada ulasan ini, LulusSMK akan membagikan TIPS bagi para pencari kerja agar terhindar dari Loker Penipuan. Berikut contoh ciri-ciri lowongan kerja abal-abal atau penipuan yang umum sering terjadi serta tips menghindarinya:

1. Kenali PT Lowongan Kerja

Apabila kamu menemukan iklan atau postingan lowongan kerja di forum, group sosmed maupun situs loker maka coba lihat apakah ada nama PT yang bisa dipercaya. Jika ada, coba kamu cari nama PT tersebut di pencarian google.

Lanjut membaca; Contoh Mudah Cara Melamar Pekerjaan Lewat Email Hp.

2. Gaji Dan Kerja Yang Sepadan

Apabila lowongan kerja tersebut mencari kandidat dengan gaji yang tidak setara atau sepadan dengan kerjanya, maka perlu kamu waspadai. Jangan asal percaya dengan iming-iming gaji besar. Sebaiknya kamu abaikan jika memang Lowongan di PT tersebut masih samar atau kurang dipercaya.

3. Lokasi Melamar dan Interview

Jika kamu ingin melamar, maka cek dulu apakah tempat Perusahaannya jelas atau tidak. Loker penipuan biasanya menyewa aula atau didalam mall dan bukan diperusahaan itu sendiri untuk membodohi kandidat pencari kerja.

4. Telpon Pengiklan Loker Jika Tercantum

Biasanya postingan loker di Group Facebook terdapat nama dan nomor pengiklan. Apabila memang dicantumkan nomor telponnya, maka kamu bisa menghubungi dan menanyakannya agar kamu tidak ragu untuk melamar. Ketika telpon usahakan jangan mudah tergiur dengan penjelasan yang disampaikan si pengiklan loker. Biasa saja, dan selalu tenang, sebab itulah cara profesional pencari kerja.

 5. Ketahui Jam dan Hari Mengirim Lamaran (Walk Interview)

Ini yang sering dilalaikan pecari kerja ketika melamar kerja. Saat menemukan iklan loker, tertulis ketentuan bahwa jam dan hari untuk mengirim lamaran dan wawancara langsung (Walk Interview) di waktu dan hari minggu atau tanggal merah. Keanehan tersebut sudah jelas, bahwa perusahaan yang benar-benar, tidak memungkinkan untuk menerima dan mewawancarai calon karyawan baru di hari minggu dan tanggal merah.

Lanjut membaca; Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Interview Dan Jawabannya.

KESIMPULAN

Itulah sedikit Tips bagi kamu yang sedang mencari kerja. Kamu bisa meminimalasir serta terhindar dari lowongan penipuan/abal-abal. Semoga dengan sedikit ulasan diatas bisa membantu, terus semangat untuk mencari kerja dan semoga cepat dapat kerja kawan!.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel