Tips Pemula Bisnis Online Dari Nol Tanpa Modal Yang Menguntungkan

LulusSmk.com - Online Shop adalah media yang mempermudah masyarakat untuk melakukan jual-beli barang tanpa harus bertemu atau bertatap muka secara langsung karena semua dilakukan secara online atau hanya dengan menggunakan internet.

MENGAPA HARUS ONLINE SHOP?
Tentu saja untuk mengikuti perkembangan jaman, penggunaan online shop akan memberikan banyak kelebihan dibandingkan sistem jualan offline.

Bagi pembeli di antaranya:
  1. Lebih efisien
  2. Lebih praktis
  3. Lebih cepat
  4. Hemat ongkos, waktu dan tenaga
  5. Banyak pilihan
  6. Semua bisa dilakukan hanya dengan menggunakan internet

Bagi penjual di antaranya:
  1. Tidak butuh modal yang terlalu besar
  2. Pasar lebih luas
  3. Biaya operasional lebih murah
  4. Mudah melakukan promosi
  5. Waktu kerja tidak terbatas

APAKAH TIDAK ADA KEKURANGAN DARI ONLINE SHOP?
Di balik semua keuntungan yang bisa dihasilkan jika Anda menggunakan online shop, ada juga kerugian yang mungkin akan dialami nantinya

Bagi pembeli di antaranya:
  1. Barang tidak terlihat langsung
  2. Gambar dengan barang asli terkadang berbeda
  3. Ongkos kirim mahal
  4. Resiko Penipuan
  5. Hanya bisa menggunaan sistem pembayaran tertentu
  6. Terkadang orang bisa menjadi boros karena belanja online

Bagi penjual di antaranya:
  1. Produk rusak saat dikirim
  2. Resiko penipuan terencana
  3. Susah mendapat kepercayaan konsumen

SAYA SUDAH PUNYA TOKO SENDIRI, HARUSKAH SAYA MEMBUAT ONLINE SHOP?
Tentu saja. Anda harus bisa mengikuti perkembangan jaman sekarang ini di mana semua orang sudah menggunakan internet dalam kehidupannya termasuk dalam urusan jual-beli barang. Gunakan online shop sebagai media tambahan untuk berjualan sekaligus media promosi dan media untuk lebih dekat dengan konsumen.

BAGAIMANA SAYA MENJUAL PRODUK SAYA SECARA ONLINE?
Secara umum bisnis online shop di Indonesia dibedakan menjadi beberapa bagian sesuai dengan model bisnisnya. Ada jenis bisnis Online Shop Classifieds (Daftar Iklan Baris), Marketplace C2C (Customer to Customer), Shopping Mall, B2C (Bussines to Customer), Bisnis Melalui Media Sosial & Bisnis Online to Offline.

APA PERBEDAAN MASING-MASING SISTEM ONLINE SHOP?
Masing-masing jenis sistem bisnis online shop ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Berikut penjelasan untuk masing-masing sistem bisnis online shop yang ada saat ini :


1. Online Shop Classifieds (Daftar Iklan Baris)

Online shop pertama di Indonesia meng-gunakan bentuk bisnis online yang sederhana seperti iklan baris atau biasa disebut dengan classifieds. Bentuk bisnis ini tidak melibatkan secara langsung penyedia jasa ecommercenya.

Jadi saat transaksi jual beli yang terlibat hanya penjual dan pembeli sedangkan jasa penyedia ecommerce tidak. Ciri-cirinya yaitu penyedia jasa juga tidak ikut memfasilitasi transaksi jual beli. Jadi antara penjual dan pembeli memang bertransaksi di luar.

Kaskus dilahirkan oleh tiga pemuda asal Indonesia tujuh lalu oleh Andrew Darwis, Ronald Stephanus, dan Budi Dharmawan. Selain Kaskus, online shop yang menggunakan model bisnis ini adalah OLX yakni sebuah online shop gabungan antara berniaga.com dengan tokobagus.com.

Sebagai pebisnis pemula Anda bisa memulai online jenis ini saat ini banyak iklan baris yang gratis di beberapa online shop. Sepertinya cocok bagi pebisnis pemula yang belum memiliki modal yang besar.


2. Marketplace C2C (Customer to Customer)

Berbeda dengan sistem Classifields, online shop dengan model bisnis C2C, para penyedia jasanya menyedia fasilitas misalnya sebagai metode promosi barang dagangannya. Selain itu penyedia jasa ini juga memberikan layanan dari metode pembayaran dari transaksi yang langsung dilakukan.

Dalam bisnis online shop ini terdapat escrow atau perjanjian legal, di mana sebuah barang (umumnya berupa uang, namun bisa juga benda apapun lainnya) disimpan seorang pihak ketiga (yang dinamakan agen escrow) sementara menunggu isi kontrak dipenuhi. Escrow lebih dikenal dengan nama rekber atau rekening bersama.

Setelah terjadinya kesepakatan antara penjual dan pembeli. Maka pembeli akan mentransfer uang ke escrow. Kemudian si penjual si penjual akan mengirim barang pesanan pembeli. Sedangkan si penyedia jasa akan mendapatkan keuntungan dari sistem iklan premium dan juga adanya komisi dari jasa escrow.

Dan bagi Anda yang sudah memiliki barang dalam jumlah banyak bisa mencoba menjadi penjual dalam bentuk bisnis online shop yang satu ini. Contoh Online Shop yang sukses dengan metode jual beli ini adalah Tokopedia dan Bukalapak.


3. Shopping Mall

Hampir  sama  dengan  online  shop marketplace  C2C  dan  iklan  baris, bedanya  yang  bisa berjualan  di shopping   mall   hanyalah   brand-brand yang terkenal. Jadi shopping mall hanya  memfasilitasi  jual  beli produk  dengan  brand  terkenal baik  nasional  maupun internasional. Contoh online shop yang menggunakan model bisnis ini adalah Blibli.


4. B2C (Business to Consumer)

Online shop yang memiliki alamat website sendiri kemudia menjual produknya langsung kepada konsumen. Model bisnis ini mendapatkan profit dari penjualan produknya. Misalnya Lazada, Bhineka, BerryBenka, Bilna dan Tiket. Anda bisa juga menirunya dengan membuat alamat website sendiri apalagi saat ini telah didukung oleh pemerintah dengan adanya 1000 domain id gratis untuk para UKM atau pebisnis. Anda bisa mendaftarkannya kemudian berjualan lewat situs online shop Anda.


5. Berbasis Media Sosial

Berbeda dengan online shop lain yang memang memiliki alamat websites sendiri, model bisnis yang satu ini hanya memanfaatkan media sosial sebagai sarana penjualan. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, dan lain-lain. Bagi Anda yang tak memiliki banyak modal namun memliki banyak kawan di dunia maya, Anda bisa memanfaatkan bisnis online shop tersebut.


6. Bisnis Model Online to Offline

Pembeli bisa memesan barang secara online melalui website yang dimiliki oleh perusahaan yang menjalan sistem ini lalu melakukan pembayaran melalui transfer uang atau membayar langsung di outlet terdekat. Jika sudah sampai tahap konfirmasi maka barang bisa langsung diambil di outlet terdekat. Saat ini contoh yang menggunakan metode ini baru Matahari Mall.

BAGAIMANA AGAR BISNIS ONLINE SHOP SAYA BISA BERJALAN DENGAN BAIK?
Bila Anda sudah menentukan usaha online yang sesuai dengan kemampuan dan keinginan Anda, selanjutnya tugas Anda adalah mengelola usaha tersebut agar berkembang. Masih bingung bagaimana caranya? Tenang kali ini kami akan membahas mengenai cara-cara jitu untuk yang bisa diterapkan oleh Anda untuk mengembangkan bisnis online.


Tips Jitu Mengembangkan Usaha Online Shop

 Tips Pemula Bisnis Online Dari Nol Tanpa Modal Yang Menguntungkan

1. Tentukan Platform Yang Ingin Anda Gunakan

Semakin berkembangnya teknologi sudah banyak tersedia platform yang bisa Anda gunakan untuk usaha seperti media social facebook, twitter, bahkan aplikasi masanger juga bisa dijadikan tempat untuk memulai usaha.

Kebanyakan pengusaha lebih cocok menggunakan media social facebook sebagai tempat pemasaran dan promosi, hal ini tidak heran karena penggunanya sendiri cukup banyak, namun tidak menutup kemungkinan media lainnya tidak bisa dijadikan tempat untuk berjualan ya.


2. Buatlah Website Resmi Online Shop Anda

Selain pemasaran melalui social media, website juga bisa Anda jadikan pilihan. Semakin banyaknya online shop gadungan membuat konsumen selalu memilah-milih online shop. Nah dengan membuat website merupakan salah satu caranya. Selain itu desain website juga diperlukan agar konsumen lebih nyaman melakukan pembelian hanya dari laman web online shop Anda.


3. Promosikan Ke Teman

Lakukan promosi secara langsung ke temen-teman atau orang lain yang Anda kenal. Berikan informasi berupa alamat website dan media social online shop milik Anda. Metode promosi ini bisa jadi sangat efektif bila Anda sering melakukannya.


4. Iklan Berbayar

Jika menggunakan promosi lewat mulut ke mulut kurang membuahkan hasil maka jalan lainnya adalah memasang iklan berbayar, bisa di website yang sering dikunjungi seperti menggunakan Google Adwords atau di media social dengan menggunakan Facebook Ads. Hal ini memang membutuhkan biaya lagi namun tidak ada salahnya demi mengembangkan usaha.


6. Buat Konten Yang Sesuai Dengan Usaha

Dengan memulai peluang usaha online konten yang diposting oleh Anda pun harus sesuai dengan bidang usaha online shop. Hal ini agar konsumen dapat dengan mudah menemukan barang yang akan mereka beli.


7. Gunakan Jasa SEO

Tujuan SEO adalah untuk meningkatkan visibilitas sebuah halaman website menjadi lebih baik di serch engine seperti Google dan Yahoo. Hal ini adalah cara mudah agar website Anda akan dengan mudah ditemukan oleh konsumen.


8. Pahami Teknik Pengambilan Foto Produk

Langkah selanjutnya adalah Anda harus mengetahui cara pengambilan foto agar konsumen tertarik dengan produk yang Anda tawarkan. Jika usaha online shop Anda menjual produk seperti baju atau aksesoris gunakan model agar produk lebih menjual. Selain itu, resolusi gambar juga perlu diperhatikan. Jangan sampai Anda menggunakan gambar dengan resolusi yang sangat kecil sehingga konsumen tidak bisa melihat detail produk.


9. Bila Tidak Terjual Lakukan Teknik Efek Primacy

Di mana teknik efek primacy ini biasa diterapkan oleh peng-usaha retail. Di mana efek primacy me-rupakan perilaku yang dapat mempengaruhi otak konsumen yang cenderung meng-hakimi apa yang mereka lihat pertama adalah yang terbaik. Atau secara sederhanannya adalah konsumen lebih cepat mengingat apa yang mereka lihat dan alami pertama. Berarti dalam hal menjual barang yang kurang laku Anda bisa posisikan barang tersebut pada halaman pertama pada website Anda.


10. Berikan Diskon

Selain memposisikan barang yang kurang laku pada bagian depan halaman website Anda juga bisa memberikan diskon agar produk itu terjual. Namun perlu diperhitungkan terlebih dahulu jangan sampai keuntungan Anda terpotong akibat pemberian diskon yang asal-asalan.


11. Menulis Deksripsi Untuk Memicu Konsumen

Untuk menulis judul atau deskripsi produk gunakan lah kata atau kalimat yang persuasif sehingga membuat konsumen merasa penasaran. Misalnya Anda menjual produk lap kanebo, nah Anda bisa buat judul produk “Lap Kanebo Daya Serap Tinggi”.


12. Jangan Spamming

Bayangkan saja bila Anda menjadi konsumen, misalkan ada salah satu online shop yang selalu memposting produknya pada waktu yang sama, apakah Anda tidak kesal karena postingannya memenuhi feed media sosial Anda? Nah untuk itu saat mem-promosikan produk lewat media sosial gunakan pengaturan waktu misalkan 4 jam sekali atau Anda bisa tentukan jamnya contohnya posting 1 kali pada jam 9 pagi, 12 siang dan 5 sore.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel