Apakah Bisnis QNet Penipuan Atau Bukan ?

LulusSmk.comBanyak masyarakat yang beranggapan bahwa Qnet Penipuan, namun ada juga yang mengatakan kalau QNet memang benar-benar Bisnis Online yang bagus untuk masa depan. Di penjelasan kali ini, LulusSmk akan menerangkan tentang bisnis dan praktek kerja di Qnet.

QNET adalah perusahaan multi-level marketing atau yang bisa kita bilang bisnis MLM (Multi Level Marketing). QNET dibangun atau didirikan pada tahun 1998. Dan sekarang sudah Mendekati umur 20 pada tahun 2018 sekarang, QNET mengaku sudah mempunyai anggota serta customer di lebih 100 negara yang berkantor pusat di Hongkong. QNET sekarang ini mempunyai 25 kantor/keagenan serta lebih 50 stockist yang menyebar di 22 negara. Di Indonesia sendiri QNET berkantor di Jakarta, Surabaya serta Denpasar dengan di dukung dua stockiest di Pontianak serta Balikpapan.

Lantas kenapa sangat banyak pro-kontra mengenai QNET. Apakah benar QNET adalah usaha piramida atau usaha tipuan hingga cuma dapat berkembang di desa-desa serta tidak dapat tembus negara maju?

Usaha serta Produk QNET 

Saat di luncurkan pertama-tama tahun 1998, QNET (saat itu dimaksud Questnet) cuma mempromokan koin emas serta perak unik lewat system MLM. Selang beberapa saat usaha koin koleksi itu mendapatkan sorotan serta dimaksud money game yang dikatakan illegal di sejumlah negara. Questnet di demo oleh beberapa membernya serta petinggi-petinggi Questnet saat itu punyai urusan dengan hukum.

Beberapa waktu berlalu, Questnet kembali muncul dengan nama baru: QNET dengan produk yang lebih bermacam tapi masih menjaga langkah pemasaran jaringan atau system MLM. Sekarang produk QNET sudah merambah dunia produk daya, makanan suplemen, perawatan kulit, telekomunikasi, barang elegan (arloji serta perhiasan), produk penyusunan berat tubuh, perlengkapan rumah tangga, pendidikan online, serta paket berlibur.

Kehadiran QNET di Indonesia diwakili oleh tubuh usaha bernama PT QN International Indonesia. Produk QNET yang populer diantaranya produk energy seperti Biodisc serta Chi Pendant. Walau QNET menjelaskan jika beberapa produk energy itu bukan obat, tapi banyak testimonial beberapa pemakainya yang memakainya untuk tujuan-tujuan kesehatan bahkan juga peyembuhan. Diluar itu QNET ikut menjual barang perlengkapan rumah tangga, makanan suplemen, sampai paket berlibur serta edukasi online.

QNet Memang Bisnis atau Hanya Permainan? 

Apakah Bisnis QNet Penipuan Atau Bukan ?

Seperti perusahaan MLM yang lain, QNET memberi kesempatan pada tiap-tiap membernya menjadi distributor beberapa produk yang disebarkan oleh QNET. Menjadi anggota QNET, Anda harus :
  • Membayar cost Pendaftaran : $10 (seputar Rp100 ribu)
  • Pilih serta beli salah satunya produk mulai harga $370 sampai $12.500 (seputar Rp3,6 juta – Rp124 juta).
  • Membayar cost tahunan: $30 (seputar Rp300 ribu). 

Menjadi distributor, beberapa anggota memiliki hak memperoleh bonus atas penjualan produk yang dikerjakan anggota itu serta jaringannya.

Bonus QNET Dibagi Menjadi 2

1. Retail Keuntungan (Profit)

Pada umumnua ada yang bilang bonus secara langsung. Bonus ini didapat seseorang anggota waktu sukses jual stau produk ke calon anggota/customer. Besarnya bonus ialah sebesar beda harga anggota di harga katalog. Semasing produk mempunyai beda harga sendiri serta bisa beralih setiap saat sesuai dengan kebijaksanaan QNET.

2. Tahap Komisi (Commission)

Pada umumnya ada yang mengatakan bonus pasangan. Bonus ini didapat waktu seseorang anggota mendapatkan jumlahnya penjualan spesifik di jaringannya serta dihitung berdasar pada point produk yang dimaksud BV (Business Volume). Besarnya Tahap Commission ialah $225 – $300 per tahap, sesuai dengan level anggota itu.
Pembayaran bonus dikerjakan lewat cek, e-card (e-money spesial QNET) atau transfer tunai ke rekening anggota (QashOut).

Dalam prakteknya, bermacam respon penduduk menanggapi usaha QNET. Banyak berita miring yang tersebar, termasuk juga desas-desus penipuan yang sudah sempat ramai dikabarkan mass media.

Di beberapa negara, termasuk juga di sejumlah daerah di Indonesia, banyak yang mencurigai QNET menjadi usaha money game sebab presentasi-presentasi yang diselenggarakan beberapa anggota QNET semakin banyak bicara mengenai rekruitmen (mencari anggota) serta bukan jual produk, hingga berkesan seperti praktik piramida (pyramid scheme).

Walau QNET jelas mengatakan jika QNET bukan langkah pintas untuk sukses, banyak anggota QNET yang memberi janji-janji terlalu berlebih mengenai kekuatan keuntungan usaha QNET. Diluar itu, keraguan money game muncul dari mahalnya harga beberapa produk QNET dibanding produk semacam, hingga berkesan menjadi fasilitas menghimpun uang dalam jumlahnya besar dari beberapa membernya. Perihal ini juga dapat disaksikan dari penambahan harga produk QNET dari sekian waktu yang begitu berarti, hingga menguatkan aroma praktik piramida.

Praktek Yang Dilakukan QNet

Beberapa info di penduduk ikut mengatakan jika banyak pelaku anggota QNET yang meningkatkan harga produk dari harga normal tiada menuturkan dengan terbuka fakta kenaikan harga itu. Modus ini berlangsung sebab QNET memang tidak memberikan harga-harga produknya dengan transparan. Data itu cuma dapat disaksikan oleh beberapa anggota. Mengakibatkan banyak calon anggota yang tertipu sebab mesti membayar tambah mahal dari semestinya.

Di sejumlah daerah beberapa anggota Qnet dikabarkan menanggung derita kerugian sebab tingkah laku leader Qnet yang membawa kabur uang beberapa calon anggota ataukah tidak mencairkan bonus seperti dijanjikan. Produk yang semestinya di terima dalam hitungan hari, terkadang mundur jadi beberapa bulan ataukah tidak di terima benar-benar. Mengakibatkan, banyak yang merintih terasa tertipu.

Sekilas, timbulnya tingkah laku tida terpuji itu peluang dikarenakan oleh banyak hal seperti berikut:
  1. System usaha QNET sekarang ini murni e-commerce, alias semua transaksi sah mesti dikerjakan lewat internet dengan memakai kartu credit atau e-card (e-money spesial QNET). Sesaat masyarakat Indonesia terpenting yang di pedesaan ada banyak yang belumlah memahami internet, termasuk juga system usaha QNET. Mengakibatkan muncul sela yang rawan digunakan oleh upline atau leader QNET untuk mempermainkan data serta info QNET.
  2. QNET tidak transparan tampilkan data harga produk. Mengakibatkan beberapa anggota serta leader-nya dapat mempermainkan harga sesuka hati serta punya potensi penipuan. 
  3. Walau digerakkan dengan e-commerce, QNET belumlah seutuhnya menjalankan usaha dengan online. Jika seorang lakukan pemesanan produk melalui internet, produk itu tidak diantar langsung oleh kantor QNET Indonesia, tapi mesti diambil ke kantor QNET atau stockiest. Dapat dipikirkan bila konsumen bertransaksi online di Manado, mesti ambil ke Jakarta atau Surabaya. Juga bila pilih pilihan tidak ambil langsung ke kantor, QNET akan mengirimkannya automatis dari kantor Hongkong atau Malaysia, yang manakah pengiriman ini menghabiskan waktu minimum sebulan. Dalam prakteknya ada anggota yang menanti produk sampai lebih 3 bulan. Satu perihal yang tidak umum dalam dunia online shopping. 
  4. System pembayaran bonus masih tetap menyusahkan anggota. Pemakaian cara e-card serta internet membuat ketergantungan yang tinggi pada upline atau leader hingga riskan penyelewengan serta penipuan. Bahkan juga banyak anggota yang yakin jika bonus QNET dibayarkan oleh upline. Sesaat pemakaian QashOut begitu memberatkan beberapa anggota sebab terdapatnya potongan cost yang tinggi tiap-tiap transaksi serta terdapatnya kekuatan kerugian beda kurs.
  5. Proses pengawasan QNET kelihatannya belumlah memberikan dampak berarti untuk menertibkan tingkah laku salah di kelompok anggota. QNET berkesan terlepas tangan. Beberapa rumor menjelaskan jika peluang QNET serba salah terpenting untuk menindak beberapa anggota atau jaringan spesifik yang sudah berperan besar buat QNET sampai kini.

Diluar itu, QNET ikut melawan tuduhan berbentuk beberapa informasi salah yang menyesatkan, diantaranya:
  1. QNET bukan MLM. Yang benar, QNET adalah perusahaan MLM (terkadang dimaksud ikut network marketing). Tidak ada yang salah dengan mlm. Yang salah ialah aplikasinya di lapangan yang seringkali buka jalan ke praktek-praktek penipuan atau money game. 
  2. QNET adalah agunan keberhasilan. Lewat tips resminya, QNET menyatakan serta belum pernah menjanjikan kesuksesan atau kekayaan. Untuk sampai keberhasilan finansial, seseorang anggota QNET mesti jadi penjual produk (distributor) aktif serta mempromosikannya pada orang yang lain. Besarnya bonus yang didapat seseorang anggota ialah sama dengan keaktifan lakukan penjualan serta membina jaringan di bawahnya. 
  3. QNET melalukan investasi besar di Indonesia. Selama ini, QNET tidak lakukan investasi apa pun di Indonesia. Produk-produknya umumnya dibikin atau dirakit di negara lainnya termasuk juga China. Ke depan, QNET peluang akan merakit salah satunya produknya yakni pemurni hawa, di India.
  4. Petinggi-petinggi QNET ditangkapi di Indonesia serta beberapa negara. Rumor ini sangatlah lama diketemukan di Wikipedia. Petinggi-petinggi QNET barangkali sempat punyai urusan dengan hukum, tapi tidak ditangkapi. CEO Qi Grup (induk perusahaan QNET), Vijay Eswaran bahkan juga terdaftar menjadi salah seseorang usahawan sukses di Asia serta seringkali jadi pembicara di forum-forum usaha internasional, termasuk juga World Economic Komunitas.

Untuk melawan rintangan persoalan di lapangan dan internal sistem yang belumlah memberi dukungan, QNET mesti banyak berbenah serta tingkatkan pelatihan-pelatihan buat beberapa membernya dikuti pengawasan pada tingkah laku anggota yang tidak terpuji.

Pada penjelasan diatas yang kami sampaikan mudah-mudahan bisa menjadi sumber informasi yang sangat bermanfaat bagi anda. Tentang QNet penipuan atau tidak, saya masih kurang begitu memahami. Informasi yang kami dapatkan dari berbagai sumber website yang menjelaskan tentang Qnet.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Apakah Bisnis QNet Penipuan Atau Bukan ?"

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini, silahkan berkomentar yang relevan dan sopan mengenai artikel diatas, maaf untuk yang memasukkan link didalam komentar otomatis saya hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel