Peluang Memulai Usaha Ternak Ayam Petelur

Peluang usaha ternak ayam petelur merupakan salah satu ide yang bagus untuk masa panjang. Telur ayam merupakan kebutuhan pokok dalam keseharian masyarakat dan tak heran lagi bila telur ayam memang paling cepat laku di pasaran. Kandungan sumber protein yang tinggi menjadikan telur ayam sebagi bahan komsumsi yang terbilang menyehatkan untuk dimakan sehari-hari.

Telur ayam juga merupakan bahan tambahan yang wajib di pakai dalam pembuatan berbapa jenis makanan maupun kue. Untuk industri pabrik makanan pun juga memerlukan telur ayam yang cukup banyak sebagai bahan utama dalam memprodiksinya.

Banyaknya permintaan yang dibutuhkan oleh masyarakat maupun pabrik makanan, mejadikan usaha ternak ayam petelur merupakan bisnis yang sangat cocok dan memiliki jangka panjang yang tidak ada matinya.

Peluang penghasilan dalam usaha ternak ayam petelur terbilang cukup cepat dan membuat anda menjadi pengusaha ayam petelur yang suskses.
 Peluang Memulai Usaha Ternak Ayam Petelur


Rincian Modal Usaha Ternak Ayam Petelur

Usaha beternak ayam petelur yang diambil manfaatnya terutama telur. Karena bisnis telur.Usaha ternak ayam petelur dapat dilaksanakan secara rumahan,sampinganatau bisnis utama oleh seorang karyawan, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dan kalangan lainnya dengan potensi menguntungkan sekali.

Jika anda sangat berminat untuk membuka usahaternak ayam petelur yang prospektif maka modal awal yang mesti dipersiapkan, antara lain:
Baca Juga :4 Cara Mencari Modal Usaha Gratis Tanpa Jaminan

1. Biaya Membuat Kandang Ayam

Menentukan biaya yang akan dikeluarkan dalam membuat kandang ayam bagi pemula tidak harus berukuran besar. Dalam bentuk yang minimalis yang bisa memuat ayam sekitar 100 ekor saja tidak memerlukan biaya banyak. 

Untuk biaya membuat kandang ayam petelur dibutuhkan modal sekitar kurang lebih 5 juta. Modal tersebut juga bisa hemat lagi bila anggaran saat membeli dan menggunakan kayu tidak terlalu boros.


2. Biaya Bibit Ayam Petelur (Untuk Siap Telur)

Dalam menentukan modal untuk biaya saat membeli bibit ayam siap telur diperlukan sekitar kurang lebih 3 juta , tergantung juga banyak dan kualiatas bibit ayam siap telur tersebut. Jika kandang yang anda buat hanya bisa memuat ayam sekitar 100 ekor, maka anda juga harus mengeluarkan modal untuk membeli bibit ayam siap telur sebanyak 100 ekor.


3. Biaya Pakan Ayam Petelur

Setelah anda sudah selesai menyiapkan kandang sekaligus ayam petelur, maka selanjutnya tinggal memerlukan modal untuk membeli pakannya. Pakan untuk ayam petelur harus khusus untuk ayam petelur saja, biasanya pakan untuk ayam petelur berupa beras jagung, denkonsentrat ataupun juga bekatul.

Biaya perincian untuk pakan ayam petelur yang akan anda keluarkan tersebut bisa sampai 1,5 juta lebih sampai anda bisa siap panen telur ayam.


4. Biaya Perlengkapan Usaha Ayam Petelur

Jika anda sudah bisa memulai untuk usaha ayam petelur, dan sudah berjalan sampai anda bisa siap panen. Maka sebelum anda memulai atau saat awal memulai usaha ayam petelur, diperlukan beberapa perlengkapan pendukung lainnya agar telur yang dihasilkan berkualitas dan bisa panen telur dengan jumlah banyak.

Perlengkapan tersebut bisa dari kebersihan ayam, air bersih, sampai obat-obatan. Biaya yang diperlukan untuk melengkapi usaha ayam petelur kurang lebih bisa mencapai 500ribu, tergantur pemakain dan juga banyaknya ekor yang ada dikandang.

Maka untuk total estimasi keseluruhan yang harus anda siapkan dalam menjalankan usaha ternak ayam petelur sekitar kurang lebih 10 jutaan untuk memuat 100 ayam didalam kandang tersebut.
Baca Juga :Tips Jadi Pengusaha Muda Yang Sukses Dengan Modal Kecil

Langkah-langkah Usaha Ternak Ayam Petelur

1. Pemilihan Lokasi Kandang Ayam

Dalam mencari dan menentukan lokasi yang tepat untuk usaha ternak ayam petelur harus cocok dan juga bersih untuk perkembangan ayam. Lokasi yang cocok untuk ayam petelur juga harus mudah dan dapat dijangkau oleh alat transportasi.

Pemilihan lokasi tanah untuk kandang juga harus diperhitungkan, ketinggian dalam mendirikian kandang ayam petelur harus memiliki ketinggian 200-400 meter diatas permukaan laut.

Jika ketinggian kandang kurang dari 100 maka pengaruh pada kesehatan dan perkembangan ayam. Nah, bila tempat di daerah anda memiliki tempat yang baik dan kurang dari 100 ataupun lebih dari 400 meter dari permukaan laut, maka peluang untuk membuka usaha ternak ayam petelur lebih optimal.


2. Pilih Bibit Ayam Yang Berkualitas

Bila anda ingin memulai usaha ternak ayam petelur sebaiknya anda memilih bibit ayam yang berkualitas, karena jika anda memilih bibit ayam yang sembarangan dan tidak berkualiatas maka dalam perkembangan ayam dikandang bisa jadi tidak optimal dan bisa sampai banyak ayam yang cacat.

Memilih bibit ayam yang murah juga bisa berdampak buruk pada kehidupan ayam nanti. Bibit ayam yang sembarangan, belum tentu bibit yang berkualitas baik. Berikut ini adalah tips dan langkah cara memilih bibit ayam petelur yang berkualitas:
  1. Pilih bibit ayam petelur dari pedagang yang sudah lama menjual bibit ayam
  2. Pilih bibit ayam petelur dari beberapa langganan yang sudah menjalankan ternak ayam petelur.
  3. Pilih bibit ayam petelur dari bibit yang aktif dan sehat
  4. Pastikan bibit ayam tersebut memakan dengan cukup rakus, bila bibit atau anakan ayam tersebut tidak rakus makan, maka dipastikan bahwa bibit tersebut jelek dan tidak sehat.


3. Perhatikan Kebersihan Kandang Ayam

Anda harus memperhatikan Kandang ayam petelur dan juga harus rajin anda bersihkan setiap hari. Jika kandang ayam tersebut selalu bersih, maka ayam yang ada didalam kandang akan selalu sehat dan terhindar dai berbagai penyakit.

Bila anda sering membersihkan kandang, andapun juga bisa lebih nyaman dan betah keluar masuk kandang, tetapi banyak sekali yang menjaga ternak sekarang tidak memperhatikan dan malas akan hal kebersihan kandang.

Hal yang harus anda mengerti adalah ayam petelur adalah hewan yang memiliki banyak kotoran. Apabila kotoran di dalam kandang tersebut tidak dibersihkan dengan rutin akan membuat kotoran menjadi menumpuk. Jika kotoran menumpuk akan menimbulkan bau yang tidak sedap danbanyak bakteri dalam kandang tersebut.

Kebersihan kandang dalam menjalankan usaha ternak ayam petelur merupakan hal yang paling utama untuk kesuburan ayam dan juga kualitas telur ayam yang dihasilkannya. Biasanya kebersihan yang paling utama terdapat didalam kandang dari sisa sisa pakan ayam. Anda bisa membersihkannya dengan cara menyapu kandang ayam secara rutin bila terlihat sisa pakan maupun kotoron ayam yang sudah menumpuk.

Selain kebersihan dalam kandang ayam petelur, anda juga perlu memperhatikan kebersihan sekeliling luar kandang disekitarnya. Perlunya kebersihan di luar kandang juga mempengaruhi kesehatan dan juga kesuburan ayam, sekaligus perkembangan ayam serta kualitas telur yang dihasilkannya.

Anda bisa memperhatikan sekeliling bagian luar kandang dengan cara melihat dan membersihkan sampah-sampah yang berserahkan diluar kandang. Sampah yang lembab juga merupakan faktor terjadinya penyakit yang bisa mempengaruhi ayam di dalam kandang. 

Sampah yang lembab bisa dilihat dari plastik-plastik bekas maupun juga kotoran hewan lainnya seperti kotoran sapi, kerbau, kambing dan lain-lain. Anda bisa membersihkan bagian luar kandang dengan menyapu setiap pagi dan sore secara rutin.

Kalau anda sudah bisa membersihkan kandang ayam dari luar kandang serta dalam kandang secara rutin setiap hari. Maka anda juga harus memperhatikan kesehatan ayam dari bakteri penyakit yang tak kasat mata dan mematikan.

Cara membersihkan beberapa bakteri yang mematikan yaitu dengan cara menyemprotkan disinfektan ke dalam kandang tersebut. Disifektan merupakan bahan kimia untuk membasmi berbagai macam bakteri yang tak terlihat oleh kasat mata didalam kandang.

Perlunya menyemprotkan disifektan di dalam kandang agar kebersihan kandang selalu tetap steril dan ayam selalu terjaga kesehatannya. Anda bisa menyemprotkan disifektan dengan tepat setiap 2 kali seminggu secara rutin.
Baca Juga :Tips Menentukan Ide Bisnis Yang Cocok Untuk Pemula

4. Pilih Pakan Ayam Yang Sehat

Untuk memilih pakan ayam petelur sebaiknya dengan tepat dan juga harus berkualitas supaya pertumbuhan ayam petelur sehat serta hasil produksi telur yang dihasilkan lebih banyak. Seperti yang Anda ketahui, telur merupakan bahan makanan yang banyak dibutuhkan.

Pakan ayam yang berkualitas juga berpengaruh besar dalam kesuksesan ternak ayam petelur. Banyak contoh jenis pakan ayam petelur dipasaran dan juga dibeberapa pedagang, namun untuk mencari pakan yang berkualitas harus di teliti semaksimal mungkin dan tidak harus sembarangan memilih.

Anda juga tidak boleh memberikan banyak jenis-jenis pakan dalam usaha ternak ayam petelur. Pemberian pakan yang terlalu berlebihan akan membuat ayam petelur tidak bisa memproduksi telur. Oleh sebab itu anda harus menyesuaikan takaran pakan yang tepat dan juga berkualitas. Berikut adalah beberapa contoh jenis pakan untuk ayam petelur berkualitas :
  1. Pakan Pabrik : Anda bisa memilih pakan yang berkualitas dari pabrik yang sudah instan serta berkualitas, Bila pakan dari pabrik masih belum efektif dan kurang sempurnah, anda bisa mencampurkan beberapa pakan lain dari tumbuhan bisa berupa dedak dan konsentrat. Pakan pabrikan dapat Anda berikan untuk ayam petelur yang sudah dara atau sudah siap untuk bertelur. Anda dapat mencampurkan pakan pabrikan tersebut dengan dedak demi mencukupi kebutuhan gizinya. Ayam petelur dara membutuhkan gizi yang cukup demi mendukung hasil produksi telur-telurnya.
  2. Pakan hijauan : Anda bisa menggunakan pakan hijau atau terbuat dari tumbuhan, namun umumnya kebanyakan orang pengusaha ternak ayam menggunakan pakan hijau cuma buat campuran saja. Anda bisa memberikan pakan hijau pada ayam petelur yang masih dara ataupun indukan. Dan untuk pakan tambahan hijau ini sebaiknya diberikan seminggu sekali atau paling cepat 4 hari sekali. Itulah beberapa racika komposisi pakan ayam petelur yang dapat membantu anda dalam meningkatkan hasil produksi telur dari ayam petelur. Anda juga bisa membuat pakan sendiri yang praktis tanpa biaya modal banyak untuk ayam petelur. Berikut adalah beberapa bahan-bahan untuk membuat pakan ayam petelur sendiri : Bahan-bahan yang diperlukan: Jagung sebanyak 50%, Dedak padi 10%, Kapur atau LSG 9%, Bungkil kedelai 28%, DCP 2,5%, Garam 0,3%, Mineral premix 0,1% dan bisa ditambahkan beberapa jenis lainnya sesuai kebutuhan dalam kesehatan dan kesuburan ayam petelur tersebut.


5. Beri Nutrisi dan Vitamin Ayam

Nutrisi ayam memang sebagian besar berasal dari makanan yang di konsumsi oleh ayam itu sendiri. Bila anda tidak memperhatikan pakan untuk ayam, maka akibatnya telur ayam menjadi tidak berkualitas.

Ayam petelur pun juga perlu membutuhkan vitamin yang tepat. Jika anda memang ingin menjalankan bisnis ayam petelur, maka anda harus mengetahui dosis pemberian vitamin ayam petelur yang baik dan tepat juga.

Manfaat Vitamin untuk Ayam Petelur memiliki beberapa macam vitamin, beberapa macamnya juga terdapat manfaatnya sendiri-sendiri. Vitamin untuk ayam adalah senyawa organik yang diperlukan tubuh ayam itu sendiri.

Meskipun jumlahnya sedikit, pengaruhnya terhadap metabolisme tubuh ayam sangatlah signifikan. Sehingga tak heran jika banyak peternak ayam petelur yang memberikan vitamin pada peliharaannya.

Vitamin masuk dalam kategori nutrisi mikro. Berdasarkan kelarutannya, vitamin dibedakan menjadi dua yakni vitamin yang mudah larut dalam lemak seperti vitamin A, E, D, dan K. Kemudian ada vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B kompleks dan vitamin C).

Semua macam atau jenis vitaman tersebut juga diperlukan oleh ayam petelur. Jadi sebagiknya jika anda ingin memberikan vitamin untuk ayam petelur, ketahui dulu beberapa vitamin yang khusus untuk ayam petelur yang anda pelihara.
Baca Juga :Cara Membuat Usaha Pertamini Beserta Rincian Modal

Penutup

Itulah beberapa cara dan langkah-langkah untuk memulai usaha ternak ayam petelur. Bebera cara diatas mungkin masih belum lengkap. Oleh karena itu anda bisa melanjutkannya dengan cara berkomentar dikolom artikel bawah ini.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel